Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Nomor WhatsApp Karo Perencanaan dan Organisasi Polhukam Nihzamul Diretas, Minta Pulsa Sampai Coba Tipu Kolega
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Peretasan nomor WhatsApp (WA) sudah acap kali terjadi. Kali ini peretasan tersebut dialami oleh Nizhamul SE MM, Kepala Biro (Karo) Perencanaan dan Organisasi di kementerian Polhukam.
Nomor WA 0821-1098-1988 tersebut, Jumat (12/3/2021), mengirimi pesan ke berbagai nomor mencoba menghubungi para kolega Nizhamul. Dari mulai minta pulsa hingga mencoba akan membuat grup dan meminta nomor kode konfirmasi kepada koleganya tersebut.
"Ini mau buat grup WhatsApp "Info Wilayah Penularan Covid19". Kode konfirmasi akan dikirimkan ke nomor WhatsApp calon anggota demi keamanan group. Nanti ada sms masuk di nomornya yang berisi kode konfirmasi keamanan langsung infokan kodenya ke sini," tulis peretas tersebut memakai WhatsApp 0821-1098-1988.
Dengan adanya peretasan tersebut, Nihzamul meminta agar nomornya tersebut dikeluarkan dari beberapa grup WhatsApp, agar tidak lebih banyak yang coba untuk diretas nomor tersebut.
Untuk diketahui, peretasan semacam ini sering dialami oleh para pejabat pemangku kepentingan, hingga para politikus di Riau. Terakhir peretasan juga dialami ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid.
Untuk diketahui, Nihzamul merupakan mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau. Ia berhasil lulus seleksi Jabatan Tinggi Pratama (JTP) di Kemenko Polhukam pada 2019.
.png)

Berita Lainnya
Tahanan Kasus Penipuan CPNS, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Sekda Riau Ditahan Kejati, DPRD: Jadikan Pelajaran!
Ratusan Buruh di Inhil Tuntut Haknya ke PT THIP
Narkoba Asal Tembilahan, Inhil Berhasil Diamankan BNNP Sumsel
Bocah di Riau Tewas Mengenaskan, Tubuhnya Penuh Luka Robek
Janji Dinikahi, Pria Ini Malah Bawa Kabur dan Cabuli Anak di Bawah Umur
Ancam Polisi dengan Badik, Pria Pemilik Shabu di Tembilahan Ini Meninggal
Penjual Judi Nomor Togel di Tembilahan Ditangkap Polisi
Eks Kadinkes Kampar Gugat Polda Riau Rp15 Miliar
Buat Berita Hoax, Seluruh Pernyataan Larsen Yunus Jadi Tanggung Jawab RiauAndalasCom
Pelaku Pembunuhan di Pebenaan Menyerahkan Diri ke Polisi
Pelecehan Seksual di Kampus Unri, Dosen Unair: Fenomena Gunung Es