Pilihan
Polisi akan Periksa Dirut Pertamina atas Laporan Dugaan Praktik Mafia Tanah Rp244 M
JAKARTA (INDOVIZKA) - Kepolisian Daerah Metro Jaya (PMJ) berencana memeriksa Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, guna mengusut adanya dugaan pemalsuan dokumen dari praktik mafia tanah yang merugikan keuangan PT. Pertamina (Persero) senilai Rp 244 miliar.
Pemeriksaan itu dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum PMJ Kombes Tubagus Ade Hidayat, merupakan penjadwalan ulang. Karena sebelumnya pemanggilan terhadap Nicke Widyawati sudah dilakukan. Hanya saja terkendala karena yang bersangkutan dikonfirmasi sedang terpapar Covid-19.
"Sebelumnya sudah dijadwalkan, nanti akan dijadwalkan kembali. Karena kebetulan saat ini yang bersangkutan sedang sakit Covid-19, habis covid-19 dia sembuh terus diatur lagi," ucap Tubagus Ade kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).
Sebelumnya, laporan dugaan praktik mafia tanah dengan kerugian senilai Rp 244 miliar atas lahan seluas 16.000m² yang dikelola oleh PT.Pertamina sejak 1973 di Jalan Jati Rawamangun dan Jalan Jati Barang Raya, Kawasan Jalan Pemuda, RT12/04, Kelurahan Jatirawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, diterima Polda Metro Jaya pada Oktober 2020.***
.png)

Berita Lainnya
Jokowi: Jangan Lagi Berpikir untuk Ekspor Barang Mentah, Ada yang Gugat Kita Hadapi
Sebanyak 5.816 Orang Siap Menjadi Relawan Covid-19
Ramai Kritik Luhut Urus Minyak Goreng, Bisa Picu Konflik Kepentingan
Subsidi Listrik Bagi 15,2 Juta Pelanggan PLN Akan Dicabut
Presiden Jokowi Umumkan Kenaikan Harga BBM Minggu Depan
Abdul Wahid Dorong Penghapusan Kebijakan PCR dan Antigen Sebagai Syarat Bepergian
2 Saksi Diperiksa Soal Demo Pemuda Pancasila Berujung Penganiayaan Polisi di DPR
Seorang Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia karena Covid-19
Paska Libur Panjang, Ruang ICU dan Isolasi di 9 Provinsi Terisi hingga 70 Persen
AHY Minta Pemerintah Tanggung Keluarga Korban KRI Nanggala-402
BLT Pekerja Gelombang II Cair Paling Lama Awal November
Diskon PPnBM Kendaraan yang Dikomandoi Airlangga Dinilai Mampu Selamatkan Buruh Otomotif