Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Seleksi CPNS 2021 untuk Lulusan SLTA Kembali Dibuka, Lowongannya Tersedia di Lima Kementerian Berikut
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, memastikan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat di tahun 2021 ini kembali dibuka.
Seleksi itu dikatakannya masih akan membuka lowongan pada lima Kementerian, yakni Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kejaksaan Agung, Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK), Kementerian Pertanian, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Dipastikan Tjahjo Kumolo, lowongan seleksi CPNS kualifikasi lulusan SMA itu hanya untuk bidang pekerjaan tertentu.
"Untuk SLTA itu spesifik. Misal untuk sipir penjaga tahanan atau penjaga rutan. Itu tidak perlu keahlian yang khusus. Tahun ini seleksinya tetap dilakukan untuk lowongan di bawah kementerian itu ada lima kementerian," ujar Tjahjo Kumolo, Kamis (18/3/2021).
Perlu diketahui, Kemenkumham merupakan salah satu Kementerian yang membuka lowongan bagi lulusan SLTA sederajat. Pada 2019 lalu jumlah lowongannya pun mencapai 3.532 formasi, dengan rincian lowongan untuk sipir atau penjaga tahanan sebanyak 2.875 formasi dan untuk pemeriksa keimigrasian pelaksana/pemula disediakan sebanyak 657 formasi.
Kementerian/lembaga lain yang pada 2019 juga membuka lowongan bagi lulusan SLTA sederajat antara lain Kejaksaan Agung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pertanian, BIN, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Selain lowongan jalur umum, lulusan SLTA juga bisa menjadi CPNS melalui seleksi sekolah kedinasan. Dimana sebelum menjadi CPNS, para pelamar yang lolos seleksi sekolah kedinasan akan menjalani pendidikan dalam kurun waktu tertentu.
Adapun kementerian/lembaga yang biasanya melakukan seleksi sekolah kedinasan antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
.png)

Berita Lainnya
Pegadaian Gunakan Alat Tes Covid Karya Anak Bangsa
Praktis! Nggak Sampai 2 Menit Kirim Uang Tanpa Biaya Admin
Operator Bandara Minta Harga Rapid Test di Bawah Rp100 Ribu
Gaji ke-13 PNS Dipastikan Cair Juni
Surat Izin Turun, Alat Deteksi Covid-19 Buatan UGM GeNose Siap Diedarkan
Percepatan Vaksinasi Jadi Indikator Evaluasi Kinerja Pemda
Gerakan Patroli Plastik Digalakkan di Kepulauan Selayar
Abdul Wahid Pertanyakan Kebijakan BBM 1 Harga
Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2024 Telah Dibuka , Berikut Link, Syarat dan Cara Daftarnya
India PCR Cuma Rp 96 Ribu, Di RI Kenapa Harganya Selangit?
Korban PHK Bisa Dapat Rp 700.000/Bulan dari Diaspora, Begini Caranya!
Fakta-fakta Soal Perjalanan Dinas PNS Saat New Normal