Pilihan
Junimart: SK Penetapan Kawasan Hutan di Lahan Masyarakat Picu Konflik Sengketa Lahan
JAKARTA (INDOVIZKA) - Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang, melaporkan persoalan konflik lahan yang terjadi pada sejumlah daerah di Indonesia yang dipicu oleh Surat Keputusan (SK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menetapkan kawasan hutan di atas lahan pertanian masyarakat.
Laporan itu disampaikannya dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang ke V, tahun 2020-2021 DPR RI. Dengan pimpinan DPR dan Kementerian terkait dapat segera menindaklanjuti hasil temuannya dari kunjungan kerja itu.
"Hasil kunjungan kerja dan reses, ditemukan fakta bahwa konflik sengketa lahan di sejumlah daerah, akibat dari SK KLHK yang menetapkan lahan pertanian masyarakat sebagai kawasan hutan, ini penting untuk ditindaklanjuti," ujarnya, Kamis (6/5/2021) di ruang Paripurna Nusantara II DPR RI.
Dalam catatannya, akibat SK tersebut maka lebih dari 100 ribu sertifikat tanah warga yang tersebar di tujuh provinsi terancam batal legalitas kepemilikannya.
"Sementara sertifikat itu sudah dimiliki rakyat sejak lama bahkan sejak zaman Belanda, ini berpotensi menimbulkan konflik pertanahan," terang Junimart.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, dokumen berupa sertifikat yang sah tidak dapat dibatalkan begitu saja. Hal itu berpeluang menciptakan ketidakpastian hukum. Sementara itu KLHK ditengarai menetapkan kawasan hutan secara sporadis.**
.png)

Berita Lainnya
Gara-gara Natuna, PA 212 Minta Jokowi Copot Menhan Prabowo
Kemenhub Tak Lagi Keluarkan Izin Terbang Maskapai dari India
Aturan Lengkap Perjalanan saat Nataru 2021, Wajib Vaksin
Relaunching AMANAH Berlangsung Meriah, Perkuat Lahirnya Talenta Muda Aceh yang Kompetitif
Buruh Demo Tolak Omnibus Law, Cipta Lapangan Kerja, Apa Saja Isi RUU Itu?
Gamelan Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO
Ratusan Pegawai BKN Diterjunkan
Lakpesdam PBNU Minta Jokowi Batalkan TWK KPK
Keluarga Anggota DPR Ikut Jadi Penerima Vaksin Gratis
Ahli Duga Sebaran Corona Eek di RI Lebih dari yang Dilaporkan
1.955 Personel Keamanan Jaga Demonstrasi di Istana Negara Hari Ini
Vaksinasi dan Literasi