Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Promo Tambah Daya Listrik PLN Berlaku Hingga 31 Mei, Simak Rincian Biayanya
JAKARTA (INDOVIZKA)– Program promo tambah daya listrik bertajuk 'Ramadan Peduli' dan 'Ramadan Berkah' yang diadakan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN berlaku hingga akhir bulan atau 31 Mei 2021.
PLN berharap program tersebut bisa mendorong produktivitas masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19. "Dan dapat memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk mendapatkan layanan kelistrikan," ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi, Selasa, 18 Mei 2021.
Hingga 16 Mei 2021, PLN mencatat lebih dari 20 ribu pelanggan telah mendaftar untuk promo tambah daya listrik tersebut. "Kami sangat senang animo pelanggan cukup tinggi untuk memanfaatkan program promo Ramadan Peduli dan Ramadan Berkah. Kami ingin mempermudah masyarakat untuk menggunakan listrik dan semakin produktif," tutur Agung.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Melalui Ramadan Peduli, pelanggan rumah tangga daya 450 VA sampai dengan 7.700 VA dapat membeli produk Renewable Energy Certificate (REC) sebesar Rp 115.500 yang ditujukan untuk mendukung pembangunan energi terbarukan sekaligus ikut serta dalam aksi sosial berupa pasang baru bagi masyarakat kurang mampu.
Sebagai bonus tambahan, pelanggan akan mendapatkan harga spesial layanan tambah daya hingga 11.000 VA hanya dengan biaya sebesar Rp 202.100.
“Dalam program ini, kami mengajak pelanggan rumah tangga untuk berpartisipasi secara aktif dalam meningkatkan penggunaan energi yang lebih bersih demi masa depan yang lebih baik, untuk itu kami berikan penawaran bundling dengan membeli REC pelanggan akan ikut serta dalam pembangunan energi terbarukan dan aksi sosial, sekaligus mendapatkan penawaran spesial untuk menambah dayanya,” kata Agung.
REC merupakan suatu sertifikat yang membuktikan bahwa konsumen menggunakan listrik yang berasal dari energi baru terbarukan. Pembelian REC dapat dilakukan melalui situs web https://layanan.pln.co.id/renewable-energy-certificate.
Sementara itu, melalui program Ramadan Berkah, pelanggan sosial khusus rumah ibadah daya 450 VA sampai dengan 7.700 VA, PLN juga memberikan penawaran untuk melakukan penyambungan tambah daya hingga 11.000 VA melalui aplikasi PLN Mobile cukup dengan membayar Rp 150.000.
“Dengan semangat Ramadan dan Idul Fitri kami ingin terus menghadirkan kemudahan kepada pelanggan, khususnya tempat-tempat ibadah untuk menggunakan listrik dari PLN. Dengan demikian masyarakat semakin nyaman dalam beribadah,” kata Agung.
Pelanggan dapat mengakses layanan tambah daya listrik melalui aplikasi PLN Mobile pada fitur layanan, pilih opsi ubah daya, selanjutnya masukan ID Pelanggan atau nomor meter kemudian pilih daya, produk layanan, dan keperluan yang diinginkan, pilih lanjutkan, kemudian masukan data diri pelanggan dan permohonan akan di proses oleh PLN.
.png)

Berita Lainnya
Muhammadiyah Fatwakan Rokok Elektronik Haram
PLN Pakai 264 Motor Listrik Gesits untuk Kendaraan Operasional
13 Tips Mencegah Stretch Mark
Walau di Balik Jeruji Habib Rizieq Sihab Berhasil Raih Gelar Baru, Doktor Ilmu Sains Islam
Airlangga Hartarto Ungkap Modus Tindak Pencucian Uang Semakin Beragam
Sandiaga Uno Berencana Berikan DAK bagi Desa Wisata dan Pelaku Seni Budaya
Pakai NIK Orang Lain, 2 Warga Aceh Kuras Rp150 Juta Dana Insentif Kartu Prakerja
Pencari Suaka di Pekanbaru Tuntut Kejelasan Nasib ke Kemenkum HAM
Resmi, DPR dan Pemerintah Sepakat UU Pemilu Batal Direvisi
Ada Fadjroel Rachman, Juru Bicara Presiden Jokowi, di GAR ITB
Bukan Menteri Investasi, Politisi Gerindra Justru Usulkan Ahok Jadi Menteri Pendidikan
Polisi Imbau Mahasiswi UNJ Diduga Menjadi Korban Sexting Dosen Melapor