Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Terkait Tudingan Pemerasan
Jika Tidak Terbuti, Kajari akan Laporkan Balik Bupati Kuansing
KUANSING, (INDOVIZKA) - Tudingan Bupati Kuansing Andi Putra kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing Hadiman, yakni telah melakukan pemerasan menurut kajari terbaik se-Riau itu adalah fitnah.
Hadiman mengaku tidak pernah sekalipun melakukan pemerasan terhadap Andi Putra.
Hadiman mengatakan, apa yang dikatakan penasehat hukum bapak bupati tersebut tidak benar.
"Nyatanya sampai saat ini, penanganan kasus dugaan korupsi 6 kegiatan di Setdakab Kuansing tetap berjalan," ujar Hadiman, dilansir dari iniriau.com, Jumat (18/6).
"Bila nanti apa yang dituduhkan Bapak Bupati Andi Putra ini tidak terbukti, saya akan laporkan kembali, kita tunggu aja bang," ucap Hadiman.
Hadiman juga mengatakan, terkait oknum honorer yang mengatasnamakan kajari meminta uang, hal itu diduga karena ada unsur sakit hati hingga oknum tersebut membawa-bawa dirinya untuk meminta uang.
"Honorer itu dulu tinggal di rumah saya, jadi ajudan saya. Dulu awalnya di pidsus, dari pengakuan sejumlah pihak, honorer itu suka membocorkan rahasia dan dokumen penyelidikan dan penyidikan kasus di Pidana Khusus. Tindakannya membuka rahasia negara dinilai sudah keterlaluan, belum dipanggil, sudah tahu orang. Akhirnya, mau tak mau kita keluarkan, saya pecat. Masa honorer bocor-bocorkan dokumen," tegas Hadiman.
Dalam kasus korupsi enam kegiatan di sekda Kuansing, Andi Putra dan ayahnya yang juga mantan Bupati Kuansing, Sukarmis berstatus sebagai saksi. **
.png)

Berita Lainnya
Perampok Bersenpi Gasak Toko Grosir di Inhu, Uang Rp100 Juta Lesap
Belanja di Warung Pakai Uang Palsu, Pria Ini Diamankan Polisi
Merasa Kesal, Ibu di Kampar Tega Cekik Anaknya Hingga Tewas
Melawan Saat Dirampok, Warga di Tembilahan Hulu Luka 19 Jahitan
Tak Terima Anaknya di Tampar dan Cekik, Pria di Pekanbaru di Polisikan Istrinya
Modus Pura-Pura Numpang, Begal di Pekanbaru Diamankan Warga
Ahli Jaringan Listrik Tegangan Tinggi ITB Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi Proyek SKTT di PT PLN
Bripka Andry Bongkar Setoranh Uang 650 Juta, Diduga 8 Anggota Brimob Terlibat
Kawanan Begal Ditangkap Polisi, Ternyata Otak Pelaku di Bawah Umur
Permintaan Narkoba Tinggi di Masa Covid-19
DPR RI Akan Awasi Sindikat Perdagangan Orang Hingga Keterlibatan Oknum Pemerintah Yang ‘Nakal’
Kades Nusantara Jaya Pastikan Mayat Tergantung di Jembatan Sungai Gergaji Bukan Warganya