Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Polda Riau Masih Teliti Laporan Syamsuar Soal Disebut Drakula
PEKANBARU, (INDOVIZKA)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melaporkan massa Aliansi Mahasiswa Penyelamat Uang Negara (AMPUN) Riau ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Senin (21/6/2021) atas penghinaan terhadap dirinya. Diketahui massa ketika melakukan aksi membentangkan spanduk bertuliskan "tangkap gubernur drakula'.
Terkait laporan itu, Polda Riau masih melakukan penelitian.
"Laporan memang ada dari Pak Gubernur Riau Syamsuar terkait dirinya disebut drakula oleh pendemo, namun laporan tersebut masih kami teliti," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Teddy Ristiawan, Selasa (29/6/2021).
Penyidik, jelas Teddy, juga belum melakukan pemeriksaan atau pemanggilan kepada para mahasiswa yang mengatasnamakan diri AMPUN itu.
"Masih belum ada kami lakukan pemeriksaan maupun pemanggilan terhadap terlapor, karena laporannya masih kami teliti terlebih dahulu," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Gubri telah mengajukan pengaduan melalui kuasa hukumnya, Alhendri Tanjung.
"Pak Gubernur Riau secara pribadi mengajukan pengaduan Senin ini ke Polda Riau. Ini terkait kerugian yang dialaminya soal penghinaan yang merugikan martabatnya, baik secara pribadi maupun jabatannya sebagai Gubernur Riau," ujar Alhendri beberapa waktu lalu.
.png)

Berita Lainnya
Sekretaris Umum FPI Munarman Ditangkap Densus 88
Kampung Narkoba di Pekanbaru Digerebek, Bandar dan 9 Pengguna Ditangkap
Asik Nonton Bioskop, Pemuda Pekanbaru Ini Dicidui Polisi
Bocah di Riau Tewas Mengenaskan, Tubuhnya Penuh Luka Robek
Ibunya Dipacari Anaknya Dicabuli, Korban Tidak Bisa Menolak?
Hendak Lakukan Transaksi, Seorang Pria Penjual Sabu Diamankan Polsek Keritang
Para Pelapor dan Terlapor Usulkan UU ITE Tidak Perlu Dihapus
Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Kanwil Kumham Riau Pisahkan Penghuni Lapas Bermasalah
Transaksi Sabu di Warung Terbongkar, Polisi Tangkap Tiga Pria di Rohil
Miliki Shabu, Dua Warga Tembilahan Kembali Diringkus Polisi
Dugem di Balik Jeruji, Empat Napi Pekanbaru Dikirim ke Nusakambangan
Digugat Konsumen 1,1 Ton Emas, Antam Dinilai Tidak Bersalah