Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dibuka Abdul Wahid, DPW PKB Riau Gelar Vaksinasi "Vaksin Indonesia Bangkit"
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Riau menggelar vaksinasi Covid-19 dosis pertama, Sabtu (14/8/2021) di Kantor DPW PKB Riau, Pekanbaru. Kegiatan vaksinasi bernama Vaksin Indonesia Bangkit ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid.
Turut hadir dalam kegiatan vaksinasi Ketua Harian DPW PKB Riau, H Dani M Nursalam, Sekretaris DPW PKB Riau, Ade Agus Hartanto beserta Dewan Syuro dan para pengurus DPW PKB Riau.
Menurut Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid, vaksinasi dalam kegiatan Vaksin Indonesia Bangkit ini merupakan upaya memperkuat imunitas untuk memghadapi Covid-19 yang diinisiasi Partai Kebangkitan Bangsa guna mendukung percepatan program vaksinasi nasional.
- Mafirion Sosialisasikan 4 Pilar di Pulau Kijang Indragiri Hilir: Tingkatkan Kesadaran
- DPW Jema'ah Syatariah Riau Minta Mubaligh dan Alim Ulama Ajak Jemaah Menangkan Wahid-Hariyanto
- Ustadz Yurnalis Sebut Abdul Wahid Sosok Pemimpin yang Merangkul
- Dihadapan Ribuan Warga Kuansing, Abdul Wahid Minta Restu Maju Pilgubri
- PKB Usung Ferryandi dan Dani Maju Pilkada Inhil 2024, Iwan Taruna: Survei Keduanya Tertinggi
"Dengan imun yang kuat kita bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. PKB merupakan partai yang pertama kali menggagas kegiatan vaksinasi," ungkap Abdul Wahid dalam sambutannya.
Abdul Wahid mengatakan, pemerintah Indonesia menargetkan 80 persen masyarakat telah menjalani vaksinasi hingga Desember 2021 mendatang. Hal itu bertujuan untuk membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo.
"Dengan Vaksin, herd immunity tinggi. Sehingga memungkinkan untuk tidak pakai masker lagi ke depannya. Covid-19 akan menjadi seperti flu biasa saja," jelas Abdul Wahid.
Abdul Wahid menyebutkan, alasan mendasar lainnya bagi masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi adalah antigen yang akan diberikan sevara gratis oleh pemerintah bagi warga yang telah menjalani vaksin dengan dosis lengkap.
"Kita tahu PCR itu mahal. Kemarin, pemerintah telah mengumumkan antigen akan digratiskan hanya bagi warga yang telah divaksin," tutur Anggota Komisi VII (Tujuh) DPR RI itu.
Selanjutnya, Abdul Wahid mengungkapkan, Partai Kebangkitan Bangsa juga akan merancang rencana vaksinasi di wilayah kabupaten / kota ke depannya. Dia berharap, target program vaksinasi nasional akan dapat tercapai pada bulan Oktober atau lebih cepat dari target pemerintah sebelumnya.
"Mudah-mudahan saja, vaksinasi sebagai ikhtiar kita menghadapi pandemi Covid-19 dapat membuahkan hasil yang positif. Kehidupan kita dapat kembali normal seperti sedia kala," tutup Abdul Wahid.
Dalam kegiatan Vaksin Indonesia Bangkit dosis pertama ini, DPW PKB Riau menargetkan 500 peserta penerima vaksin. 28 hari setelah dosis pertama diberikan, DPW PKB Riau pun telah mengagendakan penyuntikan vaksin dosis kedua bagi peserta penerima vaksin dosis pertama.
Pembukaan kegiatan vaksinasi ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis formulir Vaksin "Indonesia Bangkit Bersama DPW PKB Provinsi Riau oleh Ketua DPW PKB Provinsi Riau, Abdul Wahid kepada tim Vaksinator.
.png)

Berita Lainnya
Perangi Corona, PKB Riau Lakukan Baksos Semprot Disinfektan Fasilitas Umum dan Rumah Ibadah
Diskusi Daring SKPP Bawaslu Riau Kelas III, Ini Kata Neil Antariksa
Last Minute, PAN Usung Paslon Ferryandi-Dani di Pilkada Inhil
Dani, Tokoh PKB yang Bijaksana akan Dampingi Ferry di Pilkada Inhil 2024
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar Mundur Dari PDIP Gabung ke PKB
Panitia Musda Persilahkan Nasarudin Daftar Ketua KNPI Riau Besok
Abdul Wahid Didorong Kader Maju Pilgub Riau
Pelantikan 4 PAW Anggota DPRD Riau Tunggu SK Kemendagri
Bakal Calon Walikota Bogor Dedie Rachim , Elektabilitas Naik Begitu Tinggi
PKB Pelalawan Mulai Mantapkan Diri Hadapi Pileg
Golkar Bantu Korban Bencana Kalsel-Sulbar Senilai Rp4,75 Miliar
Laksanakan Supervisi, Pimpinan Bawaslu Provinsi Riau Sambangi Kantor Bawaslu Inhil