Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Rekam Pegawai di Kolam Tanpa Busana, Camat di Riau Ini Dipolisikan
PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau mengusut dugaan asusila yang dilakukan ABD, oknum camat di Kota Pekanbaru. Penyelidik masih mengumpulkan barang bukti serta memeriksa saksi untuk kasus yang menimpa pria berinisial CGP ini.
Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto SIK menyebut penyelidik masih menunggu hasil laboratorium forensik Cabang Medan, Sumatra Utara.
"Setelah diterima hasil lab akan dilakukan gelar perkara," kata Sunarto, Senin (8/6/2020).
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
Menurut Sunarto, gelar perkara ini untuk menentukan apakah kasus ini dihentikan atau dilanjutkan ke penyidikan.
Untuk terlapor berinisial ABD, Sunarto menyebut belum diperiksa. Lagi-lagi Sunarto beralasan masih menunggu hasil uji laboratorium. "Kalau saksi lain sudah, termasuk yang membuat laporan," kata Sunarto.
Data dirangkum, ABD dilaporkan berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik, Pasal 27 (1) jo Pasal 45 ayat (1) dengan ancaman pidana 6 tahun.
Kasus ini bermula ketika CGP yang merupakan bawahan ABD diminta mencari uang pinjaman Rp200 ribu tapi hanya berhasil mendapatkan Rp100 ribu.
Lantaran tak sesuai dengan keinginan, ABD tiba-tiba marah dan menyuruh korban untuk melepaskan seluruh pakaiannya, serta masuk ke dalam kolam ikan.
Cukup lama korban berada di kolam tanpa menggunakan pakaian. Setelah disuruh keluar kolam, ABD merekam korban memakai telepon seluler lalu mengirimnya ke korban.
Video ini sempat diperlihatkan kepada teman korban sehingga korban merasa dipermalukan. Tak lama setelah itu, korban pulang dijemput temannya karena merasa malu.
.png)

Berita Lainnya
Geger, Warga Temukan Mayat di Lokasi Makam Keramat
Dua Pelaku Jambret di Riau Babak Belur Dihajar Massa
Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus UNRI Viral
Geger, Warga Batang Tuaka Ditikam OTK di Jalan Swarna Bumi
BC Dumai Gagalkan Barang Bekas Selundupan dari Malaysia
Eks Kepala Puskesmas KKH I Dieksekusi ke Lapas Bangkinang
Akhirnya, Terduga Pelaku Korupsi Pipa Transmisi PDAM Tembilahan Ditangkap
Jambret HP, Dua Residivis di Pekanbaru Kembali Masuk Penjara
Meski Berulang Kali Ditegur, Karaoke di Tembilahan Tetap Beroperasi
Kejagung Taksir BPJS Naker Rugi Rp20 Triliun Akibat Korupsi
Dua Pelaku Jambret di M. Boya Tembilahan Diringkus Polisi
Pelaku Penikaman Sadis di Reteh Masih Buron