Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Fraksi PDI P Minta Pemprov Riau Fokus Pemulihan Ekonomi di APBD P
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Fraksi PDI Perjuangan melihat ada banyak penambahan anggaran yang jumlahnya signifikan pada Pos Belanja Operasi maupun Belanja Modal di sejumlah OPD daerah Provinsi Riau pada APBD Perubahan 2021.
Namun ironisnya, penambahan anggaran tersebut dinilai belum menyentuh langsung kepada kebutuhan masyarakat, seperti pertanian, perkebunan, UMKM dan lainnya yang merupakan bagian dari pilar - pilar guna memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak Covid - 19.
Hal itu disampaikan Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umumnya melalui juru bicara fraksi Sugeng Pranoto, pada rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau, Ahad (26/9/2021) kemarin.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Lebih lanjut, Fraksi PDI Perjuangan menanyakan apa yang menjadi dasar dan indikasi penambahan pagu pada OPD tertentu, karena dinilai penyusunan perubahan anggaran tersebut terkesan amburadul dan penambahan belanja OPD tersebut hanya didasari nafsu sektoral belaka, tidak konsisten, dan didasarkan pada perencanaan yang matang sesuai visi-misi dan RPJMD.
Dalam pidato pengantar bota keuangan yang lalu, Fraksi PDI Perjuangan menilai Gubernur Riau tidak ada menyebutkan target ekonomi yang ingin dicapai pemerintah, hingga akhir tahun anggaran, yang tentunya menjadi bagian dari perencanaan yang komprehensif dalam penambahan pagu anggaran pada postur APBD Perubahan 2021 ini.
Banyaknya penambahan pos belanja seperti kegiatan fisik, penambahan di Dinas Pendidikan, Beasiswa, Bantuan Sosial UMKM, Jamkesmas, Kesehatan, SDM dan lain sebagainya.
Untuk itu, Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk lebih transparan, baik dalam pengelolaan, konsep kerja sama, rekrutmen dan parameter lainnya yang menjadi acuan, karena tidak sedikit dana yang digelontorkan namun masih terkesan tertutup, menurutnya.
"Fraksi PDI Perjuangan meminta agar Pemerintah Provinsi Riau untuk lebih fokus dalam pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19," kata Sugeng.
Terakhir Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemprov Riau untuk memanggil dan memberikan treatment khusus berupa Punishment (sanksi) kepada Daerah (Kabupaten/Kota) yang menolak Bantuan Keuangan Khusus yang diperuntukkan bagi pembangunan Rumah Layak Huni (RLH), ini merupakan bagian dari ketegasan Pemerintah Provinsi, agar terjalin sinergitas pembangunan antara Provinsi, kabupaten dan Kota se Provinsi Riau.
Fraksi PDI Perjuangan juga berharap kepada Sekretaris Daerah Provinsi Riau yang baru SF Haryanto bisa menjadi motor dan leader ASN serta menjadi suri teladan yang baik dalam menjalankan program program pemerintah yang pro masyarakat.
Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Syafarudin Poti, dan Hardianto, serta Sekretaris DPRD Riau, Muflihun.
Hadir Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF. Haryanto, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau lainnya.
Untuk diketahui, hari ini, Senin (27/9/2021) kembali dijadwalkan paripurna DPRD tentang jawaban pemerintah terhadap pandangan umum Fraksi.
.png)

Berita Lainnya
DP2KBP3A Inhil Gelar Orientasi Pendampingan Keluarga di Kecamatan Gaung
Wabup Inhil Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Komitmen Bersama Menata Kota Lebih Baik
Pemkab Inhil Kembali Raih Opini WTP dari BPK
Pemkab Inhil Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Kebersamaan di Bulan Suci Ramadhan
Fauzar Dilantik Jadi Sekda Inhil, Ini Kata Bupati Wardan
Dinas Sosial Inhil Bersama K3S Serahkan Bantuan Biaya Transportasi Rujukan Pasien
DPKP Inhil dan BBKSDA Riau Jalin Kerjasama Perlindungan Masyarakat dan Satwa Liar
Pimpinan Apel Gelar Senja, Bupati Inginkan Gerakan Pramuka Kembali Berjaya di Inhil
Bulan Kesadaran Katarak, Dinkes Inhil: Kenali Penyebab dan Pencegahannya
Gubri Ingin BPKP Kawal Kinerja Pemprov Riau
Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Untuk RT/RW, Posyandu dan Transportasi Siswa di Karimun
12 Pejabat Tinggi Pemkab Inhil Resmi Dilantik, Berikut Nama dan Jabatannya