Pilihan
Wakil Ketua DPRD Riau Desak SPAM Durolis Segera Difungsikan
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto mendesak agar Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Dumai, Rohil dan Bengkalis (Durolis) segera difungsikan. Sebab masyarakat di daerah tersebut membutuhkan air bersih.
Hal itu disampaikan Hardianto terkait adanya sorotan dari Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR atas tidak kunjung fungsionalnya SPAM Durolis.
"Kita dorong proyek ini jangan jadi proyek mangkrak, karena kalau dibiarkan, akan ada penyusutan mesin, bahan akan rusak dan mubazir. Kita bersyukur dengan sorotan dari Dirjen tersebut," kata Hardianto, Jumat (1/10/2021).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Ia mencontohkan, seperti di Dumai, kota kelahirannya, masyarakat sulit untuk mendapatkan air bersih. Bahkan ia bercerita dulu orangtuanya sampai membeli air menggunakan gerobak untuk mendapatkan air bersih guna kebutuhan sehari-hari.
"Sampai hari ini, jangankan mengalir menetes pun tidak Durolis itu. Maka, kita dorong agar cepat diselesaikan karena ekonomi masyarakat akan terbantu kalau SPAM tersebut berjalan. Kita juga akan minta komisi IV untuk meninjau secara langsung," tukasnya
Sebelumnya, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dumai Rohil dan Bengkalis (Durolis), Provinsi Riau mendapat sorotan dari Kementerian PUPR.
Pasalnya setelah dibangun SPAM Durolis yang dibangun menggunakan dana APBN dan APBD Provinsi Riau dan tiga daerah yakni Dumai, Rohil, dan Bengkalis itu belum difungsikan secara optimal.
Untuk melihat persoalan kenapa SPAM tersebut belum difungsikan, Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR, Ir Diana Kusumastuti langsung mengkroscek persoalan yang menjadi hambatan air SPAM Durolis belum bisa dinikmati masyarakat tiga daerah tersebut.
"SPAM Durolis ini saya lihat memiliki kapasitas yang cukup besar 1.500 liter per detik, dibagi empat tahapan. Tahap pertama 400 liter per detik dengan nilai investasi lebih dari Rp500 miliar di Rohil," katanya, Kamis (30/9/2021) saat rapat pembahasan SPAM Regional Durolis dan SPAM Regional Pekanbaru-Kampar, di Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Lebih lanjut Diana mengatakan, SPAM Durolis imi memiliki target 32.000 Sambungan Rumah (SR). Saat ini yang baru terpasang di Rokan Hilir (Rohil) itu ada 4.173 unit. Namun ini belum difungsikan karKalau kita lihat dari target 32.000 sambungan rumah (SR). Saat ini yang baru terpasang di Rokan Hilir itu ada 4.173 unit. Namun ini belum difungsikan karena kelembagaannya belum optimal.
"Karena itu kami datang ke sini untuk mengingatkan karena dari rencana awal SPAM Durolis dibangun 1.500 liter per detik, saat ini baru 400 litet per detik yang dibangun, tapi itu pun belum optimal sambungan rumahnya. Ini persoalan ada dimana? Tentu ini harus ada solusinya, karena pembangunan SPAM Durolis ini ada dana APBN, namun belum termanfaatkan oleh masyarakat," tegasnya.
.png)

Berita Lainnya
DPRD Minta Pemprov Komunikasi dengan KBRI Soal Mahasiswa Riau Tak Dapat Beasiswa Luar Negeri
Dampingi Pj Bupati, Kadis DP2KBP3A Inhil Hadiri Pengukuhan Ketua Pembina Posyandu dan Bunda Asuh Anak Stunting di Reteh
Bupati Inhil Siap Jalankan Arahan Menko Luhut
Hadiri Penutupan E-Sport, Bupati Inhil Apresiasi AMMI
Bupati Inhil Hadiri Rapat Paripurna Ke-12 Tahun Sidang 2025
Wabup Inhil Silaturahmi dengan Masyarakat Gaung
Wakil Ketua DPRD Inhil Asmadi meriahkan Tablig Akbar yang bertemakan Syukuri Anugerah Bangkitkan Marwah
Bunda PAUD Pimpin Rapat Kerja Evaluasi dan Inovasi Program PAUD se-Inhil
97 Pejabat Eselon III Pemkab Inhil Dilantik, Berikut Daftar Namanya
Bupati Inhil Ajak Teladani Akhlak Syekh Abdul Qadir Al-Jailani pada Peringatan Haul di Masjid Al-Zayn 1 Tembilahan
Bupati Inhil Ajukan Bantuan Tanggap Darurat Bencana Alam ke Gubri
Bupati Inhil Tegaskan Ketimpangan Pengelolaan SDA di Hadapan Menteri Bappenas: “Negeri Kami Kaya, Tapi Rakyatnya Tetap Susah”