Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Respon Keluhan Nelayan, Kapolda Riau Kerahkan Bantuan Dua Kapal Polairud ke Bagansiapiapi
PEKANBARU, (INDOVIZKA)- Menanggapi keluhan para nelayan terkait konflik di perairan Bagan Siapi-api Rokan Hilir, mendapatkan respon langsung dari Kapolda Riau. Dua unit BKO (bawah kendali operasi) kapal bantuan Polairud dari Dumai dan Pekanbaru dikerahkan langsung ke Bagan Siapi-api.
Dalam interaktifnya masyarakat Rohil menyampaikan keluhannya kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi yang didampingi Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto, dan Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong, saat melakukan tatap muka dengan para nelayan di Bagan Siapi-api.
Setelah melakukan pemaparan terkait peningkatan perekonomian masyarakat Rokan Hilir, melalui sektor minyak bumi dan minyak nabati sawit, Kapolda memberikan kesempatan kepada para nelayan untuk menyampaikan pendapat ataupun keluhan.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Perwakilan nelayan menyampaikan keluhan tentang adanya konflik di perairan Bagan Siapi-api.
“Kami disini mengalami kesulitan Bapak Kapolda, terutama terkait nelayan dari luar wilayah Bagan Siapi-api yang datang menggunakan alat-alat yang dilarang, seperti pukat harimau mini yang bisa merusak ekosistem perairan disini, ujung-ujungnya kami kesulitan mendapatkan ikan. Belum lagi kapal-kapal besar dan canggih dari wilayah Malaysia,” kata salah satu nelayan kepada Kapolda Riau.
Mendengar keluhan tersebut, Kapolda Riau langsung menginformasikan bahwa Polda Riau langsung mengerahkan 2 kapal Polairud untuk mem Back-up Satpolairud Rohil dalam pengamanan di perairan Bagan Siapi-api.
“Masyarakat ini terkendala dengan masih banyaknya kapal kapal yang dari luar dan kemudian melakukan penangkapan dengan menggunakan jaring yang tidak sesuai. Untuk itu menjadi perhatian kita, untuk kita selesaikan bersama KKP dan stake holder yang lain. Dan hari ini kita menggeser dua kapal dari Dumai dan Pekanbaru untuk kita BKO kan ke Bagan Siapi-api ini agar supaya persoalan ini selesai,” tegas Irjen Agung.
Agung berharap, dengan pengerahan dua kapal itu pengawasan di wilayah perairan Bagan Siapi-api dapat dilaksanakan lebih maksimal, juga menjaga para nelayan dapat mencari ikan dengan rasa aman dan nyaman.
.png)

Berita Lainnya
Anggota DPRD Riau Himbau Masyarakat Manfaatkan Pemutihan Pajak
Air Sungai Meluap, 120 Rumah dan 1 Masjid di Desa Rambah Tengah Hulu Terendam Banjir
Cukup Tunjukkan KTP Riau, Dapatkan Promo Menarik dari Pesonna Hotel Pekanbaru
Bupati, Wabup Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Eka Kesuma Bakti Bangkinan, Ini Harapan Ahmad Yuzar
Pelaku Pengguna Narkotika Di TK Negeri Pembina Langgam Ditangkap Polsek Langgam
Demi Atasi Banjir, DPRD Pekanbaru Minta Pemerintah Tabrak Aturan Pusat yang Menyulitkan
Gubri Tinjau Perbaikan dan Perlebaran Jalan Kampar-Rohul,
Awal Tahun, 78 Personil Polres Inhil Naik Pangkat
SF Hariyanto Kembali Jadi Sekda Riau Usai Tak Lagi Jabat Pj Gubri
Pemko Pekanbaru Minta Bantuan Provinsi Tangani Banjir
Izin Usaha di Pekanbaru Bisa Dicabut Jika Pedagang Lakukan Kesalahan Ini
Tersangka Penebang 83 Pohon Ganti Rugi 25 Kali Lipat, Dewan Pertanyakan Harga Diri Pemko Pekanbaru