Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Resahkan Warga, Maling 4 Kotak Infak Diringkus Polisi
PEKANBARU, (INDOVIZKA) - Dua pelaku pencurian uang pada kotak infak berhasil ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar yang berjuluk Tim Macan Polres Kampar. Mereka kerap beraksi di masjid wilayah Kecamatan Salo dan Kecamatan Bangkinang yang meresahkan masyarakat.
Kedua pelaku pencurian yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah AS alias AW warga Pulau Belimbing Desa Kuok dan ER alias EL warga Salo Baru Desa Salo.
Kapolres Kampar AKBP Rido Purba SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Bery Juana Putra SIK, mengatakan, tersangka AS ditangkap kemarin sore, Senin (25/10/2021) sekitar pukul 17.00 WIB di Desa Pulau Belimbing Kuok. Sementara ER ditangkap pada malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB, di salahsatu kontrakan di Bangkinang
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
Selain dua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda Motor merk Honda Scoopy Warna Putih, sebilah parang, sebuah kotak infaq warna coklat dan sepotong besi.
"Mereka telah mencuri uang kotak infak pada 4 masjid atau mushalla. Mulai Musollah Babul Husna di Terang Bulan Desa Salo, Masjid Al-Ma’arif Desa Binuang Bangkinang, Masjid Al-Mujahidin Desa Muara Uwai Bangkinang dan Masjid Al-Muhsinin Desa Salo." Urai AKP Bery Juana Selasa (26/10/2021).
Mereka telah mencuri Rp 9,3 juta uang kotak infak. Dengan rincian Musollah Babul Husna Rp 1 juta, Mesjid Al-Ma’arif Binuang 7,1 juta dan dari Masjid Al-Mujahidin Muara Uwai Rp 1,2 juta.
"Ada 3 laporan polisi yang masuk ke SPKT Polres Kampar terkait aksi mereka dalam rentang waktu 2 bulan terakhir." Tambah Bery Juana.
Pengungkapan kasus pencurian uang kotak infak di beberapa masjid ini, berawal dari hasil penyelidikan Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar. Dari hasil penyelidikan berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan di lapangan, diduga pelakunya adalah AS alias AW warga Pulau Belimbing Desa Kuok dan ER alias EL warga Salo Baru Desa Salo.
Setelah melakukan pencarian, polisi berhasil menangkap keduanya di tempat terpisah, pada Senin sore dan malam (25/10/2021).
Saat diinterogasi petugas, tersangka AS alias AW mengaku melakukan pencurian di 4 TKP, sementara tersangka ER alias EL mengaku mencuri di 3 TKP bersama AS.
Kini kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan pasal 363 junto pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.**
.png)

Berita Lainnya
Dewan Minta Penegak Hukum Tak Bedakan Kesalahan Korporasi dan Masyarakat Jika Terbukti Bakar Lahan
Densus 88 Tegaskan Eks Anggota MUI Ditangkap Sesuai Prosedur
BC Dumai Amankan Ratusan HP Seludupan Asal Batam
Ribuan Data Polri Bocor dan Dibagikan Secara Gratis
Mobilnya Dibakar di Kampar, Pedagang Tepung Bakso Hilang
Jual Narkotika, Warga Inhil Tertangkap di Kos-Kosan
Diduga Curi Hp, Warga Guntung Ini Babak Belur Dihajar Massa
Sadis, Gara-gara Cekcok, Pria Ini Penggal dan Bawa Kepala Istrinya ke Kantor Polisi Sambil Berjalan
Polda Riau Bekuk Seorang DPO Pelaku Molotov di Tapung
Anak Durhaka! Pemuda di Riau Tega Bacok Ayah Kandung
Diduga Bakar Lahan, Kakek di Inhil Diamankan Polisi
Kejaksaan Agung Usut Dugaan Mafia Tanah di Dua Lahan Negara di Sumut