Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
OTT Perpanjangan Izin HGU Sawit, Penyidik KPK Garap Saksi Tersangka AP
JAKARTA, (INDOVIZKA) - Tindak pidana dugaan korupsi perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) perkebunan sawit dengan tersangka Andi Putra Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) terus bergulir.
Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengadendakan pemeriksaan para saksi-saksi yang berhubungan dengan kasus Operasi Tangkap Tanggan (OTT) beberapa waktu yang lalu.
Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta pada hari Senin (01/11/2021) mengatakan bahwa untuk update penyidikan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) suap terkait perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) sawit di kabupaten Kuantan Singingi, Tim Penyidik KPK telah mengagendakan pemanggilan saksi.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
"Tim Penyidik KPK, pada tanggal 28 November 2021 lalu, telah mengagendakan pemanggilan saksi untuk tersangka AP dan kawan-kawan, antara lain atas nama Franky Widjaja (Komisaris PT Adimulya Agrolestari)," ungkap Ali Fikri.
Namun pemeriksan yang telah diagendakan kepada Franky Widjaja selaku Komisaris PT Adimulya Agrolestari tidak jadi hadir, sehingga dilakukan penjadwalan ulang atas permintaaannya.
"informasi yang kami terima, yang bersangkutan meminta untuk dilakukan penjadwalan ulangan," kata Ali Fikri.
Dilanjutkan Ali Fikri, bahwa KPK menghimbau agar yang bersangkutan komitmen dan koperatif hadir pada penjadwalan pemanggilan ulang berikutnya.
"Hari ini tanggal 01 November 2021, pemeriksaan saksi TPK suap terkait perpanjangan izin hak guna usaha sawit di kabupaten Kuantan Singingi, provinsi Riai," bebernya.
Menurut Ali Fikri, bahwa ada pemeriksaan dilakukan Kantor Ditreskrimsus Polda Riau, Jalan Pattimura No.13, Pekanbaru, Provinsi Riau,
Adapun saksi-saksi yang dipanggil sebagai berikut ini :
1.Agus Mandar Pj Sekda kabupaten Kuantan Singingi.
2.Irwan Nazif Kabag Perekonomian Sumber Daya Alam Setda kabupaten Kuantan Singingi.
3.Paino Harianto Senior Manager PT Adimulya Agrolestari.
4.Rudy Ngadiman alias Koko Staf PT Adimulya Agrolestari.
5.Fahmi Zulfadli Staf Legal PT Adimulya Agrolestari.
6.Yuhartaty Staf PT Adimulya Agrolestari.
7.Riana Iskandar Staf PT Adimulya Agrolestari.
8.Syahlevi Kepala Kantor PT Adimulya Agrolestari.
9.Indrie Kartika Dewi PNS Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Riau.
10. Joharnalis Sopir.
.png)

Berita Lainnya
Mirip Cara China, Mengapa Dana Desa Belum Berjalan Optimal Atasi Kemiskinan?
Operator Bandara Minta Harga Rapid Test di Bawah Rp100 Ribu
Ternyata Oknum Polisi Pacaran di Mobil Dinas Adik Ipar Ahok
Nadiem Makarim Jadi Mendikbudristek, Bahlil Lahadalia Menteri Investasi
Diskon Hingga 50 Persen, Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Desember
Bank Syariah Indonesia Komit jadi Bank Inklusif, Modern dan Universal
Kenali Ciri-ciri Akun WhatsApp Milikmu Disadap, Buruan Lakukan Hal Ini...
Abdul Wahid Minta SKK Migas Pastikan Alih Kelola Blok Rokan Tidak Menimbulkan Masalah
IDI Ungkap 5 Obat Tak Ampuh Lawan Covid-19, Termasuk Ivermectin dan Klorokuin
DPR dan Pemerintah Siapkan Argumen Gugatan UU IKN di Mahkamah Konstitusi
Bulog: Daging Kerbau Beku Dijamin Bebas dari PMK
Pro Kontra Tapera, Begini Respon DPRD Riau