Pilihan
Erick Thohir: Indonesia Masih Diakui Dunia jadi Negara Terbaik Rawat Hutan
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meminta masyarakat untuk kembali menanam pohon dan merawat keberlangsungan hidup. Alasannya, selama ini kekayaan alam sudah terlalu lama dieksploitasi.
"Sudah terlalu lama kita eksploitasi alam kita," kata Erick dalam acara Penanaman Pohon BUMN Serentak sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia di Jakarta, Minggu (28/11).
Meski begitu kata Erick, dunia masih mengakui Indonesia sebagai negara terbaik yang merawat hutannya. "Kita masih diakui di dunia sebagai negara yang merawat hutannya dengan baik," sambung Erick.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Selama ini, banyak negara yang selalu mengampanyekan masalah-masalah lingkungan hidup. Hal berbeda dilakukan Indonesia, yakni dengan cara langsung mengeksekusi kerusakan lingkungan yang terjadi tanpa perlu banyak bicara.
"Kalau negara lain banyak bicara soal lingkungan hidup, kita ini banyak bekerja. Apalagi sekarang Pak Jokowi ini turun langsung," tutur Erick.
Saat ini, Kementerian BUMN akan menanam 110 ribu pohon. Dalam pelaksanaannya, Erick akan melakukan evaluasi program setiap 3 bulan sekali. Dia ingin memastikan, program tersebut berjalan dan pohon yang ditanam dirawat untuk bisa tumbuh.
"Tiap 3 bulan ini kita cek, bener tidak ditanam, karena ini bukan wacana tapi ini gerakan nyata," kata dia.
Erick berharap program ini tetap terlaksana secara berkelanjutan. Sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik, tidak untuk generasi saat ini tetapi untuk generasi yang akan datang.
.png)

Berita Lainnya
Pemerintah Akan Hapus Kelas Peserta BPJS Kesehatan
Subsidi Listrik Bagi 15,2 Juta Pelanggan PLN Akan Dicabut
MUI Riau Kutuk Keras Bom Bunuh Diri Gereja Ketedral Makassar
45 Orang Alami Luka Bakar Akibat Erupsi Gunung Semeru
Awali Tahun 2024, KARA Kembali Kantongi 2 Penghargaan Dari Top Brand
Transaksi Rekening Aktivis Demo Hanya Ditunda, Warga Diminta Tak Terprovokas
Resmi Jadi KSAD, Harta Jenderal Dudung Abdurachman Hanya Rp 1 Milyar
Kades Diminta Segera Lakukan Perbaikan Data Usulan Penerima BLT
Soal Sandiaga Uno Jadi Menpar, PKS Merasa Aneh
Sandiaga Uno Berencana Berikan DAK bagi Desa Wisata dan Pelaku Seni Budaya
Airlangga Targetkan 182 Juta Masyarakat Divaksin Tahun Ini
Pengamat Harap Buruh Tak Mudah Dipolitisasi, May Day Jadi Momentum Kedewasaan Kolektif