Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Sandiaga Libatkan Desa Wisata Dukung Penginapan Wisatawan MotoGP Mandalika 2022
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, ketersediaan akomodasi untuk wisatawan dalam ajang MotoGP Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan diadakan selama 18 hingga 20 Maret 2022 menjadi prioritas. Oleh karena itu, dia telah berkoordinasi dengan seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, serta para pengelola desa wisata di NTB untuk mencapai prioritas tersebut.
"Ajang MotoGP ini menjadi peluang untuk berinovasi khususnya dalam penyediaan homestay, karena ada arahan dari Presiden (Joko Widodo) melibatkan pariwisata yang berkeadilan. Jadi pengelola homestay ini juga dibantu mempersiapkan tempat penginapan, khususnya di desa-desa wisata," ujarnya, Jakarta, Sabtu (8/1).
Ketersediaan akomodasi akan didukung sarana hunian pariwisata dan rumah masyarakat yang sudah diadaptasi menjadi homestay, sehingga dapat dimanfaatkan para wisatawan. Bersamaan dengan hal tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan Bobobox untuk membangun Bobocabin (penginapan terbaru dengan konsep elevated camping) serta glamping (berkemah dengan cara mewah) bersama Eiger.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Alternatif akomodasi berupa bumi perkemahan (camping ground) dikatakan juga tengah dipersiapkan. Nantinya, para wisatawan yang tersebar di wilayah Lombok akan terkoneksi melalui angkutan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
“Kegiatan MotoGP ini membutuhkan kerja sama yang terintegrasi bukan hanya lintas kementerian-lembaga, namun juga seluruh pemangku kepentingan, termasuk komunitas masyarakat," kata Sandiaga.
MotoGP Gerakkan Ekonomi Rakyat
Selain memenuhi kebutuhan akomodasi para wisatawan, lanjutnya, tetapi ajang MotoGP juga menggerakan ekonomi masyarakat setempat terutama di Pulau Lombok serta Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.
Kehadiran MotoGP sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi melalui penyediaan peluang usaha maupun lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena itu, keterlibatan komunitas lokal sangat dibutuhkan.
Diharapkan MotoGP menjadi ajang promosi desa wisata sebagai upaya membangkitkan ekonomi Indonesia untuk menyejahterakan masyarakat.
"Kita harapkan terjadi kebangkitan pergerakan aktivitas ekonomi masyarakat, perbaikan kualitas SDM dan penciptaan lapangan kerja, sehingga benefit nyata dari MotoGP ini bersifat jangka panjang dan tentunya berkelanjutan kedepannya," ujar Menparekraf.
.png)

Berita Lainnya
Harga TBS Sawit Kemitraan Swadaya di Riau
Anda Ingin Memiliki Uang Baru Pecahan Rp75.000? Begini Caranya
Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemkab Kampar Gelar GPM Stabilkan Harga
7 Lego Robot dengan Bentuk Unik yang Bisa Anda Jadikan Hadiah
Harga Kelapa Sawit Kembali Alami Penurunan
Kekhawatiran Varian Omicron Buat Kurs Rupiah Melemah ke Level Rp14.373 per USD
BI Jamin Geopolitik Global Memanas Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia
Tips Merawat Handuk agar Tidak Jamuran, ini 6 Caranya!
2023 Anggaran Bantuan Logistik Bencana Alam Hanya 500 Juta
Seluruh PNS, TNI dan POLRI Wajib Laporkan Harta Kekayaan
Daftar Merek Besar yang Terkapar Akibat Corona
Peduli UMKM, Insta Inhil Terima PWI Inhil Award 2024