Pilihan
Layani Penerbangan Umrah Perdana, Lion Air Angkut 414 Jemaah
JAKARTA (INDOVIZKA) - Maskapai Lion Air Group kembali melayani penerbangan umrah rute Jakarta-Madinah.
Sebanyak 414 calon jamaah umroh diberangkatkan dalam penerbangan perdana sejak pandemi Covid-19 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz-Madinah (MED), Sabtu 8 Januari 2022.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan penerbangan berangkat dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan nomor terbang JT-1110, pesawat lepas landas pada 13.10 (Waktu Indonesia Barat, GMT 07).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Penerbangan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz-Madinah pukul 19.30 waktu setempat Arabia Standard Time (AST), GMT +03).
"Lion Air memenuhi dan menjalankan ketentuan operasional menurut masing-masing negara serta aturan internasional," ujarnya dalam keterangan tertulis Sabtu 8 Januari 2022.
Danang mengatakan, penerbangan tujuan Jeddah dan Madinah ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) termasuk audit keselamatan dan keamanan.
Lion Air Group tetap menetapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)." Untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah dilakukan satu pintu melalui Asrama Haji Pondok Gede," kata Danang.
Danang mengatakan 414 calon jamaah umrah yang diberangkatkan telah memenuhi persyaratan sebagaimana ketentuan yang berlaku terdiri dari pemeriksaan (screening) kesehatan 1x24 jam sebelum berangkat meliputi pemeriksaan kesehatan, vaksinasi Covid-19. "Meningitis dan pemeriksaan PCR dengan fasilitas kesehatan (rumah sakit dan laboratorium) yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi," ujarnya.
Begitu juga dengan semua awak pesawat sudah menjalani pengecekan kesehatan berkala dan termonitor, sudah divaksin dosis lengkap dengan vaksin yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi, uji kesehatan Covid-19 (hasil negatif Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), uji kesehatan jantung, tekanan darah dan lainnya.
.png)

Berita Lainnya
Momentum Hari Disabilitas, BIN Gelar Vaksinasi Bagi Lansia dan Difabel
RUPS PLN Mengangkat Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN
Berikut 5 Penyebab Insentif Prakerja Belum Cair Bahkan Gagal
Kemenkes Pastikan Seluruh Guru dan Penunjang Sekolah Terima Vaksinasi Gratis
Mentan Tetapkan Ganja Sebagai Tanaman Obat
Amnesty Internasional Sorot Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan
Cegah Bentrok, Polisi akan Tertibkan Simbol dan Fasilitas Ormas
Marak Kasus Kekerasan Seksual, Komnas HAM Harap RUU TPKS Segera Disahkan
Menko Airlangga: Sinyal Positif Pemulihan Ekonomi Terlihat di Kuartal IV 2020
Uni Emirat Arab Butuh Banyak Perawat dan Paramedis dari Indonesia
Polemik Menko Airlangga, DPR: Tidak Ada Kewajiban Pasien Publikasi Kena Covid-19
Jelang Puasa, Airlangga Tegaskan Bakal Jaga Stok dan Harga Pangan