Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemerintah Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas
JAKARTA (INDOVIZKA) - Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada di tengah lonjakan kasus Covid-19. Salah satu caranya, tidak bepergian keluar negeri, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.
"Jumlah kasus konfirmasi (Covid-19) harian cenderung meningkat. Ini pengingat bagi kita bahwa Covid-19 masih ada, penularan masih terus terjadi di sekitar kita," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate melalui keterangan tertulis, Senin (17/1).
Menurunnya, mobilitas masyarakat di Tanah Air meningkat. Kondisi ini ikut memicu meningkatnya penularan Covid-19.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Sejak awal Januari 2022, kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat dari sebelumnya hanya 500 per hari, kini mencapai lebih dari 800. Data 15 Januari 2022, kasus Covid-19 bertambah 1.054, kemudian pada 16 Januari 2022 naik 855.
"Meningkatnya aktivitas masyarakat serta bertambahnya mobilitas, tidak bisa dimungkiri memicu potensi penyebaran virus. Ini kita ketahui bersama," ujarnya.
Kendalikan Laju Penularan
Johnny menyebut, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan untuk mengendalikan laju penularan Covid-19. Di antaranya, membatasi mobilitas dan mengimbau masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan jika harus melakukan perjalanan.
Dia berharap semua pihak dapat menjalankan peran masing-masing dalam upaya pencegahan lonjakan kasus Covid-19.
"Tetap waspada dan wujudkan kewaspadaan itu dalam tindakan nyata. Kita tidak ingin lonjakan kasus kembali terjadi," katanya.
.png)

Berita Lainnya
Tok! Pemerintah-DPR Sepakat Hapus Tenaga Honorer
Dirut PLN Sebut Tarif Listrik Naik Bisa Sehatkan Perusahaan
Genjot Vaksinasi Massal, Presiden Minta Kepala Daerah Tidak Stok Vaksin
PLN Pakai 264 Motor Listrik Gesits untuk Kendaraan Operasional
Airlangga Minta Pengusaha Bayar Penuh THR Pekerja Tahun Ini
Pekerja Bisa Dapat BLT Rp3,5 Juta di Kartu Prakerja Gelombang 12
Komunitas Pers Minta Kapolri Cabut Pasal 2d dalam Maklumat, Ini Alasannya
Sukiman - Indra Gunawan Ungguli Hafith Syukri - Erizal 0,92 Persen
DPR Minta Nadiem Kaji Ulang Pembukaan Sekolah Januari 2021
Tidak Menerima Bansos dari Daerah atau Pusat
147 Orang di Jakarta Diduga Terjangkit Corona, Hasil Pemeriksaannya Negatif
UAS Ketemu Kiyai Khos