Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Ada Omicron, Tito Karnavian Kasih PR Vaksinasi ke Pemprov Riau
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau vaksinasi anak di SDN 36, Jalan Hangtuah, Kota Pekanbaru, Riau. Mantan Kapolri itu sempat berbincang dengan murid-murid SD yang akan disuntik vaksin Covid-19.
Usai tinjauan ini, Tito sempat memuji progres vaksinasi massal di Bumi Lancang Kuning. Khususnya untuk vaksin dosis pertama dan dosis kedua.
"Untuk vaksin pertama di Riau sudah bagus," kata Tito didampingi Gubernur Riau Syamsuar dan Kapolda Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal, Jumat (21/1/2022).
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Tito memberikan pekerjaan rumah kepada Pemerintah Provinsi hingga kabupaten dan kota di Riau terkait vaksin booster. Apalagi saat ini ada varian Covid-19 baru yaitu omicron.
"Untuk booster (Riau) belum, karena saat ini ada omicron, beberapa negara lain sudah meledak," jelas Tito.
Selain booster, Tito juga mengingat pemerintahan di Riau terkait vaksinasi lansia. Dia ingin petugas menyisir setiap lokasi meskipun progres vaksinasi lansia di Riau diakuinya terbilang bagus.
"(Lansia) yang belum (divaksin) itu risikonya tinggi karena imunnya rendah, harus door to door," tegas Tito.
Pembelajaran Tatap Muka
Di sisi lain, Tito juga mendorong Riau agar menggencarkan vaksinasi anak. Tujuannya untuk pembelajaran tatap muka bisa terwujud sepenuhnya.
"Karena kalau daring itu beda, kita tidak ingin anak-anak kurang pengetahuan karena hanya mengandalkan daring" ucap mantan Kapolda Metro Jaya ini.
Menurut Tito, vaksinasi bagi anak dapat menurunkan potensi penularan Covid-19. Vaksin bertujuan memperkuat imun tubuh sehingga kebal terhadap penularan.
"Dengan vaksinasi mereka kebal, otomatis tatap muka akan lebih baik," kata Tito.
.png)

Berita Lainnya
Promosikan Pernikahan Usia 12 Tahun, PKB Tegaskan Melanggar UU
Polisi Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Mati Hingga 31 Agustus
Baru Bebas, Habib Bahar bin Smith Kembali Dijebloskan ke Penjara
Kalangan Pers Berduka, Bendahara PWI dan SMSI Kaltim Tutup Usia
Ingat, Mulai Juli 2020 Orang Kaya Tak Bisa Lagi Beli Elpiji 3 Kg
Dilarang Mulai 2023, Ribuan Tenaga Honorer Guru & Nakes akan Dirumahkan
Diskon Pajak Mobil Baru 100 Persen Diperpanjang ke Agustus
PWI: Covid-19 Juga Berdampak Bagi Jurnalisme
Revisi UU ASN Justru Mempersempit Peluang Honorer K2?
Berikut Penjelasan Tentang Tes SKD CPNS 2019 dari Soal Ujian Hingga Sistem Penilaian
Pemerintah Dorong Ekspor Kelapa Melalui Koperasi
Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Terbentur Pembebasan Lahan