Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Gelar Pasar Murah, Strategi Pemerintah Kawal Minyak Goreng Murah untuk Masyarakat
JAKARTA (INDOVIZKA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga bersama Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) menggelar pasar murah di Pasar Raya I Salatiga. Langkah ini diambil sebagai upaya mengawal kebijakan pemerintah soal harga minyak goreng yang diluncurkan Kementerian Perdagangan.
Turut hadir Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan meninjau langsung acara itu. Kegiatan ini dilakukan dengan penjualan minyak goreng dengan harga Rp14.000 sebanyak 1.420 liter. Bersama dengan Itu juga dijual paket sembako murah.
Menurut Jerry, pasar murah kali ini bertujuan untuk mendorong sinergi semua stakeholder dalam kebijakan soal minyak goreng.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
"Intinya adalah dorongan agar setiap stakeholder bersinergi dan berkolaborasi sehingga seluruh masyarakat diuntungkan." Kata Wamendag, Selasa (1/2.
Beberapa pihak yang didorong dalam kegiatan ini antara lain distributor, peritel dan masyarakat sendiri. Untuk distributor dan peritel diharapkan agar bisa mematuhi dan mendukung sepenuhnya suplai minyak goreng dengan kualifikasi dan harga yang dimaksud. Dalam hal ini Wamendag Jerry mengapresiasi jaringan Aprindo dan jaringan distributor pasar rakyat.
"Dukungan Aprindo sangat luar biasa. Mereka menggerakkan seluruh anggota dan seluruh resource untuk mendukung pemerintah. Saya berterima kasih kepada anggota Aprindo, khususnya yang terlibat dalam acara kali ini yaitu Alfamart, Indomart, ADA Toserba, Superindo, Hypermart dll." Kata Jerry.
Kepada distributor pasar rakyat Jerry juga memberikan apresiasi. Menurutnya peran mereka penting karena jangkauan pemasaran mereka menjangkau hingga desa-desa dan seluruh wilayah Indonesia.
Sedangkan bagi masyarakat, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan edukasi agar berbelanja dan membeli minyak goreng dengan bijaksana.
"Tidak perlu borong semua, tidak perlu panic buying. Pemerintah menjamin ketersediaan minyak goreng. Jadi saya berharap fenomena habisnya minyak goreng di berbagai toko peritel tidak terjadi lagi,” kata Wamendag.
Kebijakan DMO Minyak Goreng
Seperti diketahui, beberapa hari lalu Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengumumkan kebijakan soal Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) sebagai respon dari meningkatnya harga minyak goreng akhir-akhir ini.
Dalam ketentuan itu setiap pengekspor harus mengalokasikan 20 persen dari jumlah yang diekspor untuk pasar dalam negeri. Sebagai contoh jika eksportir alan mengekspor 1 juta kiloliter minyak, maka sebanyak 200 ribu kiloliter harus dialokasikan ke pasar dalam negeri.
Sementara itu kebijakan DPO merupakan kelanjutan dari kebijakan minyak goreng satu harga. Dalam ketentuan itu, Pemerintah memberikan batas atas harga minyak goreng untuk jenis curah, kemasan dan kemasan premium. Untuk minyak goreng jenis kemasan premium dipatok harganya tidak boleh lebih dari Rp 14.000.
.png)

Berita Lainnya
BLT Rp600.000 untuk UMKM Hingga Nelayan Cair Bulan Ini
Aneka Pengalaman First Time Traveling yang Tak Terlupakan
Jelang Lebaran Idul Adha Harga Cabe Merah Mengalami Sedikit Penurun
Masih Jual Minyak Goreng di Atas HET, Siap-Siap Izin Usaha Dicabut
Rugi Miliaran, DKP Riau 150 Ribu Ton Ikan di Waduk PLTA Koto Panjang Mati
Utang Pemerintah Naik Rp7.861,68 Triliun per 28 Februari 2023
Simak Tips Sukses Investasi Kripto Bagi Pemula
Penutupan Pasar di Tembilahan Karena Covid-19 Hoax
Turun drastis, Harga Sawit di Inhil Capai Rp. 800/kg
Inflasi Bulan April Turun 4,33 Persen
Harga LPG Non Subsidi Naik, Bagaimana Dengan Gas 3 Kg?
Walikota Dumai Intruksikan Dinas Terkait Pantau Harga Pokok Jelang Ramadhan