Pilihan
Cemburu ke Istri, Suami Bakar Sofa di Kantor Bappeda Riau
JAKARTA (INDOVIZKA) - Seorang pria inisial I (48) membakar sofa yang ada di kantor Bappedalitbang Provinsi Riau Jalan Gaja Mada Kota Pekanbaru Selasa (1/2). Dia juga memecahkan kaca jendela kantor tersebut karena tidak mendapati istrinya. Aksi itu hampir menghanguskan kantor milik Pemprov Riau. Beruntung pemadam kebakaran dengan cepat memadamkan api.
Anggota Reskrim Polresta Pekanbaru langsung menangkap I di rumahnya setengah jam setelah kejadian. Pelaku mengakui perbuatannya, karena diduga persoalan asmara. Sebab, pelaku mencari istrinya ke kantor itu, namun sang istri tidak berada di tempat.
Padahal, saat pamit dari rumah, istri pelaku mengaku berangkat ke kantor untuk urusan pekerjaan. Untuk diketahui, hari ini semua perkantoran dinas tutup karena Hari Raya Imlek.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
Peristiwa itu menarik perhatian warga setempat. Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi juga langsung ke lokasi kejadian.
"Tersangka I sudah berhasil kita amankan setengah jam setelah kejadian pembakaran sofa di Kantor Bappeda Riau," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi, kepada merdeka.com.
Budi menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku nekat melakukan pembakaran dan merusak sejumlah fasilitas kantor Bappedalitbang Provinsi Riau karena cemburu.
"Berawal dari persoalan rumah tangga, istri pelaku adalah PNS di kantor Bappeda Litbang Provinsi Riau. Saat itu tersangka I mencari istrinya di kantornya, karena istrinya memang ASN di sana. Tapi pelaku tidak menemukan istrinya, sehingga tersangka memecahkan kaca dan membakar kursi sofa di lantai 2 kantor tersebut," kata Pria Budi.
Pria Budi menyebutkan, ketika ke kantor Bappedalitbang Provinsi Riau, pelaku I sudah membekali diri dengan martil dan dua kantong bahan bakar jenis pertalite.
"Tersangka membawa 10 liter pertalite yang dibelinya di tepi jalan tak jauh dari rumahnya. Tersangka juga membawa martil sejak dari rumahnya," jelas Budi.
Meski demikian, polisi masih mengusut motif pembakaran sofa yang nyaris membakar gedung kantor tersebut. Budi menegaskan, pihaknya akan memeriksa istri pelaku dan pihak terkait seperti pejabat di kantor tersebut untuk dimintai keterangan.
"Apakah karena cemburu, karena asmara, atau karena apa, itu yang masih kita selidiki. Pelaku kita amankan untuk pemeriksaan lanjutan," pungkas perwira menengah jebolan Akpol 1999 itu.
.png)

Berita Lainnya
Usulan Calon Kapolri Diserahkan Mensesneg, DPR akan Panggil Listyo Sigit Pekan Depan
Ada Isu Zat Berbahaya Bromat Pada Air Kemasan dan Galon, Ini Tanggapan Ahli
Hati-hati! Gibah di Dunia Maya Bisa Dijerat UU ITE
Minggu Depan Ada Program Bikin SIM Gratis
Transformasi Digital Kesehatan Dorong Pemerataan Layanan hingga Pelosok Negeri
MK Tolak Permohonan Perkara Perselisihan Hasil Pemilu Presiden 2024, Begini Tanggapan Anies
Tema dan Kumpulan Ucapan Selamat Hari Pahlawan yang Bisa Jadi Rekomendasi
Mahfud MD: Kedudukan MUI Kokoh, Tak Mudah Dibubarkan
Jika Pengusaha Tak Bayar THR Pekerja, Ini Sanksinya
Menteri Bahlil Bocorkan Trik Pengusaha agar Izin Tak Dicabut Pemerintah
Amran Sulaiman Salurkan Beasiswa Bagi Mahasiswa Penghafal Quran
5 Fakta RM dan RB Tersangka Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan