Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Menpora: Hanya 2 dari 4 Kandidat Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memenuhi Persyaratan Dokumen dan Kemauan
JAKARTA (INDOVIZKA) - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menyebut hanya ada dua dari empat kandidat pemain naturalisasi untuk Timnas Indonesia yang bakal diproses. Mereka yang memenuhi persyaratan secara dokumen dan kemauan adalah Sandy Walsh dan Jordy Amat.
Menurut Zainudin Amali, pihaknya tidak ingin memaksa-maksa pemain untuk dinaturalisasi demi kebutuhan Timnas Indonesia. Bila secara syarat memenuhi dan adanya kemauan dari sang pemain, maka pihaknya akan memfasilitasi proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
"Memang ada beberapa nama yang dinominasikan, pertimbangan pertama saat dijelaskan tadi mereka berdarah Indonesia, artinya keturunan indonesia. Dari situ kemudian dilihat siapa yang mau. Belum tentu dia berdarah Indonesia, lalu dia mau main di timnas," kata Zainudin Amali usai menghadiri rapat dengan PSSI dan pelatih Shin Tae-yong, Kamis (10/2/2022).
- Menang 2-0 Lawan Arab Saudi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik
- Imbang Jamu PSKC Cimahi, PSPS Pekanbaru Kembali Gagal Raih Tiga Poin
- Kalahkan Prancis di Final Sepakbola Olimpiade 2024, Spanyol Raih Emas
- Usai Prancis Gagal ke Final Euro 2024, Pelatih Didier Deschamps Pasang Badan
- Euro 2024, Spanyol Diprediksi Menang Lawan Italia
"Dari empat, yang dua ini sudah confirm secara administrasi dan keinginan. Kalau administrasi saja, tetapi keinginan tidak penuh untuk main di Timnas Indonesia itu jadi problem. Pemantauan pssi, dua ini yang confirm sehingga kami memproses lebih awal," tegas Zainudin Amali.
Terkendala Izin
Belakangan diketahui Mees Hilgers dan Kevin Diks tidak diproses karena tak ada kemauan dari sang pemain. Kabarnya, keduanya terkendala izin dari orang tua masing-masing untuk berganti kewarganegaraan.
Selain itu, adanya persamaan posisi dari para pemain yang ingin dinaturalisasi juga jadi masalah. Menurut Zainudin Amali, Timnas Indonesia membutuhkan pemain yang berperan sebagai penyerang.
"Mereka ini rata-rata pemain belakang. Jadi, memang keinginan mencari penyerang dan sekarang sedang mencari," tegas Zainudin Amali.
Lebih Selektif
Zainudin Amali kembali menegaskan pihaknya tak ingin sembarangan dalam menaturalisasi pemain. Proses permohonan naturalisasi pemain harus berasal dari PSSI dan untuk kebutuhan Timnas Indonesia.
Permintaan naturalisasi yang berasal dari klub tak akan dibantu proses. Zainudin Amali menegaskan, harus ada tanggung jawab dari PSSI dan pelatih Timnas Indonesia terkait pemain naturalisasi.
"Kami sangat selektif sehingga baru dapat 2 nama ini. Mudah-mudahan tidak sama seperti sebelumnya. Kami tidak sembarangan. Sekarang ini beda dengan naturalisasi zaman dulu yang klub yang minta," ucap Zainudin Amali.
"Kalau klub yang minta tidak mau. Yang minta pssi. Makanya kami rapatkan, tidak sekadar surat. Harus ada tanggung jawab dari pelatih dan harus tahu persis kebutuhan," tegas Zainudin Amali.
.png)

Berita Lainnya
Timnas Indonesia Akan Gelar 3 Uji Coba Akhir Bulan Ini, Persiapan Piala AFF U-23
Setelah Piala AFF 2020, Pelatih Timnas Indonesia Kini Tatap Turnamen Lain
The Mature Klub Basket Pertama Berbadan Hukum di Pekanbaru
Gantikan Mees Hilgers dan Kevin Diks, Shin Tae-yong Minta PSSI Menaturalisasi Gelandang AZ Alkmaar untuk Timnas Indonesia
IFC Cup 2023 Sukses Dilaksanakan, SMAN Tuah Kemuning Juara
KONI Inhil Persiapkan 420 Atlet Porprov X Riau di Kuansing
Ini Agenda Timnas Indonesia Sepak Bola dan Futsal Tahun 2020
Persiapkan Kejurprov Futsal Riau 2023, AFK Inhil Seleksi Pemain Kelahiran 2005
Setelah Piala AFF 2020, Pelatih Timnas Indonesia Kini Tatap Turnamen Lain
Turnamen Volly Ball Putri Tapung Keok di Kampar Kiri, Putra Masuk Final
PSSI Inhil Gelar Seleksi Atlet Bolakaki di Stadion Beringin
H Syamsurizal Awi Kembali Nakhodai KONI Inhil