Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Terlibat Kasus Penganiayaan, Bupati Rohil Perintahkan BKDSDM Copot Jabatan Anaknya
BAGANSIAPIAPI - Terkait kasus pemukulan yang dilakukan AS yang tak lain adalah anak kandung Bupati Rokan Hilir H Suyatno terhadap seorang korban di kota pekanbaru beberapa waktu lalu, Bupati menyampaikan permohonan maaf.
Bupati Suyatno secara pribadi sangat menyesalkan apa yang terjadi. Dan pada hari yang sama telah mengutus perwakilan dari keluarga untuk menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban di Pekanbaru.
Pada kesempatan tersebut, Bupati H Suyatno melalui perwakilan keluarga menyampaikan permohonan maaf atas apa yang terjadi kepada keluarga korban dan menambahkan bahwa proses hukum biarlah berjalan sebagaimana mestinya.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
Meski pada saat itu pihak keluarga korban menerima permohonan maaf bahkan telah bersepakat untuk melakukan perdamaian kedua belah pihak, masing masing pihak juga sepakat untuk tidak mengganggu konsentrasi pihak kepolisian dalam menindaklanjuti kasus tersebut.
Demikian disampaikan Bupati H Suyatno melalui Kasubbag DokPim Rohil, Hasnul Yamin SE, Jumat (28/2/2020) malam. Bupati sebutnya menyampaikan permohonan maaf terhusus kepada korban dan semua pihak terutama masyarakat umum atas kejadian yang tidak mengenakkan ini.
"Kita tak perlu mencari pembenaran bahkan mengkambinghitamkan sesuatu akan apa yg terjadi, proses hukum tetap berjalan tanpa intervensi," katanya.
"Saya ingin mengambil hikmah dari kejadian ini, dan mudah-mudahan apa yang terjadi kepada saya saat ini menjadi pembelajaran buat semuanya," ucapnya.
Selanjutnya ia juga memerintahkan Kepada BKPSDM Rokan Hilir untuk memberhentikan dari jabatan yang diemban oleh anaknya AS, agar yang bersangkutan bisa konsentrasi pada masalah yang menimpa.
"Kepada pihak Kepolisian Resort Kota Pekanbaru saya memberikan apresiasi untuk penanganan kasus ini dengan sangat tanggap dan cepat. Biarlah proses hukum ini berjalan sebagaimana mestinya, dan sebagai orang tua kami tetap mendoakan agar kedepan semuanya bisa lebih baik," tutup Bupati.
.png)

Berita Lainnya
Bejat, Seorang Pria di Sungai Salak Tega Setubuhi Anak Dibawah Umur
75 Pegawai KPK Dinyatakan Tidak Lulus Tes Kebangsaan, Nasibnya Tergantung Kemenpan RB dan BKN
Bersin ke Arah Orang Lain, Wanita Ini Diseret ke Pengadilan
Kawanan Begal Ditangkap Polisi, Ternyata Otak Pelaku di Bawah Umur
Kejati Hentikan Penyidikan Kasus Korupsi Bansos Siak
LMR Inhil Laporkan Kasus Pemukulan Anggota Kelompok Tani di Kecamatan Kemuning ke Polisi
Tuntut Rekannya Dibebaskan, Besok 9 Perguruan Tinggi 'Kepung' Kejati Riau
Pukuli dan Ancam Karyawan Toko di Pekanbaru, Pria Sok Jago Diamankan Polisi
Dua Polisi Penganiaya Jurnalis Tempo Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Total Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Covid-19 di Riau Terus Bertambah, Ini Datanya
2 Kapal Bermuatan Barang Ilegal di Perairan Bengkalis Diamankan Tim Gabungan
Bersama Beberapa Pejabat, Bupati Meranti Terjaring OTT KPK