Pilihan
Mengenal Perbedaan Makanan Pembuka, Utama, dan Penutup
INDOVIZKA.COM- Jika kamu pernah makan di sebuah restoran berbintang, mungkin pernah melihat adanya menu makanan seperti pembuka, menu utama, dan juga menu penutup. Istilah yang sering disebut Main Course, Appetizer, dan Dessert ini selalu ada ketika makan siang dan makan malam pada sebuah restoran berbintang.
Istilah tersebut datang dari budaya atau juga kebiasaan masyarakat Barat yang memang menyukai makanan dengan banyak variasi. Meskipun begitu, istilah makanan tersebut memiliki tujuan agar para koko dapat menentukan daftar makanan apa yang nantinya disajikan pada tamu.
Beberapa perbedaan antara makananp pembuka, utama dan penutup bisa kamu lihat di bawah ini.
1. Makanan Pembuka (Appetizer)
Istilah pertama yang diketahui adalah makanan pembuka atau sering disebut Appetizer. Istilah Appetizer sendiri merupakan hidangan pembuka yang pertama kali disajikan untuk membuka rangkaian full course meal. Sesuai dengan namanya, appetizer diambil dari apetite atau nafsu makan.
Appetizer juga disebut juga “Hor’s D’oeuver” dalam Bahasa Prancis. Hidangan satu ini berfungsi merangsang nafsu makan sebelum menikmati hidangan utama. Penyajiannya ada dalam porsi kecil, satu atau dua gigitan (bit size). sedangkan komposisinya sebanyak 50-75 gr.
Hidangan pembuka ini memiliki dua jenis, yakni hot appetizer dan cold appetizer. menu makanan cold appetizer biasanya disajikan secara dingin atau segar. Contohnya adalah, fruit salad, cocktail, vegetable salad, sorbet, dan masih banyak lagi. Sedangkan menu makanan hot appetizer akan melalui proses pemasakan dan disajkan dalam keadaan panas. Contohnya adalah, risoles, soup, croquette, dan sosis.
2. Makanan Utama (Main Course)
Setelah makanan pembuka, maka kita lanjut ke makanan utama atau sering disebut Main Course. Istilah Main course dihidangkan dengan baik dan bertujuan untuk memuaskan dan menyenangkan para tamu atau pengunjung.
Hidangan ini biasanya merupakan hidangan paling mengenyangkan dan padat komposisinya. Main course disebut juga main dish atau groce piece. Adapun komposisi dari seporsi main course, biasanya meliputi:
Komposisi hewani :175 – 225 gr
Sayuran: 75 gr
Garniture atau kentang :75 gr
Saus :50-95 cc
Sayur yang dihidangkan pada main course merupakan jenis sayuran continental. Contohnya seperti buncis, bunga kol, lobak putih, brokoli, dan sebagainya. Selain kentang, karbohidrat main course juga bisa dari pasta atau juga nasi.
3. Makanan Penutup (Dessert)
Istilah makanan terakhir yang hampir pasti selalu ada dalam acara maupun restoran adalah dessert atau makanan penutup. Sebagai hidangan penutup, dessert juga biasa disebut dengan hidangan pencuci mulut.
Sajian dessert sering juga dikenal dengan nama The Final Couse atau The Last Course dan rasa manis atau disebut sweet. Biasanya, komposisi hidangan dessert adalah sebanyak 100-120 gr. Kata hidangan penutup sendiri merupakan pengalih bahasa dari kata "dessert"dalam bahasa Inggris. kata tersebut berasal dari bahasa Perancis Kuno "desservir" yang artinya “untuk membersihkan meja.". selain itu, kata dessert juga sering digunakan pada Inggris-Hiberno, American English, Canadian English, Australian English dan bahasa Perancis.
Tidak jauh berbeda dengan makanan Appetizer, pada Dessert juga memiliki dua jenis makanan yang disajikan, yakni hidangan penutup dingin (cold dessert) serta hidangan penutup panas (hot dessert). Untuk cold dessert harus benar-benar memperhatikan suhu ruang agar tidak cepat meleleh, tak terkecuali alat hidangnya. Contoh: ice cream, pudding, fruit pie, cake, fruit sorbet.
Sedangkan untuk hot dessert proses akhirnya harus dipanaskan terlebih dahulu. Penyajian hot dessert harus benar-benar panas atau hangat termasuk alat hidang yang digunakan. Contoh: banana flambe, souffles, apple pie.
Demikian mengenal perbedaan makanan pembuka, utama, dan penutup. Jika kamu ingin membuatnya, maka Yummy App bisa menjadi rekomendasi terbaik. Di dalam aplikasi resep masakan ini terdapat berbagai menu masakah rumahan hingga kekiniaan. Kamu bisa mengakses aplikasi ini melalui smartphone. Caranya adalah dengan mengunduh aplikasinya melalui Google Store atau App Store.
.png)

Berita Lainnya
Inilah Daftar Bansos yang Cair Bulan November 2021, Simak Cara Cek Secara Online
Jalani Pemeriksaan, Habib Rizieq Shihab Tiba di Polda Metro Jaya
Keluar-Masuk Sumbar Dilarang Hingga 31 Mei 2020
Dukung Peningkatan Kualitas Pekerja, Menaker Tawarkan 21 BLK ke F-SBPU untuk Jalani Pelatihan Kerja
Menaker: Penetapan UMP 2022 bakal mengacu pada UU Cipta Kerja
Urutan 21 di Indonesia, Capaian Vaksinasi Dosis 1 Riau Sudah 65,21 Persen
Ratusan CPNS 2021 Mengundurkan Diri, Ini Kata BKN
BPK Soroti Kinerja Kemenhub, Pertamina dan PLN di Semester I-2021
Akhirnya! Gaji ke-13 PNS Cair Agustus
IDI Ungkap 5 Obat Tak Ampuh Lawan Covid-19, Termasuk Ivermectin dan Klorokuin
Perpres Kartu Prakerja Terbit: Begini Cara Daftar Kartu Pra-Kerja Online
Siap-siap, KTP bakal difungsikan jadi NPWP Pajak