Pilihan
Riwayat Sakit Jantung Mendominasi Kematian akibat Virus Corona
JAKARTA - Tercatat lebih dari 3.400 orang meninggal akibat virus corona COVID-19 di seluruh dunia, hampir 3.000 di antaranya berada di China. Dokter jantung mencatat, mayoritas memiliki riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah.
"Lebih tepatnya dari kasus COVID-19 yang meninggal, 80 persen usia 60 tahun ke atas dan 75 persen sudah memiliki penyakit jantung dan pembuluh darah beserta stroke atau tumor," kata dr Vito A Damay, SpJP, dokter jantung dari RS Siloam Karawaci.
Dijelaskan, diberitakan detik, pasien dengan riwayat penyakit penyerta mengalami manivestasi yang lebih berat dari virus corona COVID-19. Termasuk di antaranya pasien dengan riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah, maupun stroke dan tumor.
Infeksi virus, menurut dr Vito memicu reaksi akut dari masalah jantung dan pembuluh darah. Ketika tubuh berusaha melawan infeksi di paru-paru, jantung dan pembuluh darah ikut kepayahan menyuplai darah ke seluruh tubuh.
"Kemungkinan meninggalnya juga lebih tinggi. Tentu dengan catatan seberapa parah riwayat gangguan jantungnya. Usia yang lebih tua juga berpengaruh," tambah dr Vito.(*)
.png)

Berita Lainnya
Kasus Covid-19 di Riau Melonjak, Ini Penyebabnya
Dinkes Inhil Laksanakan Sosialisasi Buku KIA
Riau Peringkat 3 Nasional Penurunan Kasus Stunting
BPOM Beri Izin Uji Klinis Ivermectin Sebagai Obat Covid-19
Kabar Gembira, Wabah Korona Akan Berakhir! Ini Kuncinya
Penjelasan RS di Padang Tangani Warga Alami Kulit Melepuh Diduga karena Vaksin
Miliki Riwayat Perjalanan dari Abu Dhabi, Seorang Pria Asal Tembilahan Positif Covid-19
Dua Pasien Positif Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
Kadinkes Inhil Himbau Masyarakat Terapkan Pola Makan Sehat dan Bergizi
Kasus Positif Corona di Riau Capai 11.096 Orang, 40 Persen dari Kontak Erat
Peneliti Temukan Flu Babi Jenis Baru yang Bisa Jadi Pandemi
BIAN 2022 Dipusatkan di Kepri, Presiden Jokowi dan Menkes Budi Akan Hadir Langsung