Pilihan
Satu Keluarga Tewas Diseruduk Pick Up, Bayi 9 Bulan Tewas di Tempat
INDOVIZKA.COM - Satu keluarga tewas ditabrak mobil Pick Up di ruas jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Pilang, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Jumat (20/03). Sekeluarga yang tewas tersebut ialah Jayadi yang merupakan pengendara motor bersama Ibu dan dua adiknya. Satu adiknya masih berusia 9 bulan meninggal dalam pelukan Ibu.
"Yang meninggal itu Jayandi(19), Yanti(38), Yubi(15) dan Aldi(9bulan). Untuk Jayandi meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit, sedangkan Ibu dan dua adiknya tewas ditempat," ujar Kasat Lantas Polres Pulpis Iptu Muhammad Syafuan Noor.
Menurut Syafuan, kecelakaan tragis tersebut bermula ketika mobil Pick Up bernopol KH8988AV yang dikemudi Hidayat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Palangka Raya menuju Banjarmasin. Sesampainya di TKP yang merupakan tikungan kiri, sopir tak mampu mengendalikan kecepatan sehingga menabrak sepeda Motor Soul GT KH 4438BV yang dikendarai Jayadi bersama Ibu dan dua adiknya yang datang dari arah berlawanan.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
"Dugaaannya pengemudi Pick Up tidak bisa kendalikan kendaraanya saat memasuki TKP yang menyebabkan penabrakan terhadap satu keluarga yang dari arah Kapuas menggunakan Sepeda motor," ujarnya.
Pihak kepolisian usai mendapat informasi langsung mendatangi TKP mengevakuasi korban dan juga melakukan olah TKP. Selain itu mengamankan Pick Up serta mendata keterangan dari para saksi.
"Untuk kondisi jalannya bagus, cuaca hujan, tikungan dan ada marka kuning lurus," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban teristimewah Suami dan keluarga lainnya dari Barimba, Kapuas Hilir sudah mengetahui peristiwa tragis tersebut.**
Sumber: Kumparan
.png)

Berita Lainnya
Tuding Densus 88 Mengada-ada dan Kurang Kerjaan, Fadli Zon: Munarman Bukan Teroris
Polda Riau Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia saat Pandemi Covid-19
Berhasil Ditangkap, Pelaku Penyelundupan Sabu asal Malaysia Gagal Terima Upah Rp160 Juta
PKS Sebut Seolah Ada Diskriminasi Saat JPU Paksa HRS Ikuti Sidang Online
Tersangka Karlahut di Inhil Diamankan Polisi
6 Tersangka Sindikat Narkoba Bersenpi Dibekuk Polres Bengkalis
Bea Cukai Tembilahan Serahkan 2 Tersangka Kepemilikan Rokok Ilegal Beserta Barang Bukti ke Kejari Inhil
Polda Riau Ungkap Peredaran Narkoba Jenis Liquid yang Dikendalikan Napi Lapas Pariaman
Kasus Penembakan Haji Permata Kembali Dibuka Polda Riau
Pegawai Bea Cukai Tembilahan Ditetapkan Sebagai Tersangka Penembak Haji Permata
Pasutri Asal Jakarta Larikan Uang Karpet Hotel Grand Elite Diciduk Polisi
4 Saksi Kasus Suap Proyek Jalan Diperiksa KPK di Kantor Polda Riau