Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Harga Pinang Kering di Riau Naik
INDOVIZKA.COM - Harga komoditas perkebunan yakni pinang kering di provinsi Riau, pekan ini mengalami kenaikan. Saat ini per Kilogram (Kg)-nya, harga pinang kering berada pada level Rp5.910/Kg.
Kadisbun Riau, Zulfadli mengatakan, harga harga pinang kering (100 persen) tersebut berlaku di Kabupaten Kampar, Siak, Kuansing, Inhil dan Meranti.
"Harga pinang kering naik sehingga harga pekan ini sebesar Rp5.910 atau naik Rp150/kg," kata Zulfadli dilansir mcr, Kamis (5/10/2023).
Sementara itu, harga untuk produk komoditi perkebunan lainnya di Provinsi Riau, seperti kelapa butiran di Kabupaten Kuansing, Kampar dan Meranti untuk periode minggu ini sebesar Rp2.650/kg atau turun dari harga minggu lalu.
"Untuk harga Bokar (bahan olahan karet rakyat) baik tingkat petani maupun di beberapa unit pengolahan dan pemasaran bokar (UPPB) yang ada di kabupaten/kota di tingkat petani/KUB kabupaten kampar sebesar Rp6.000/kg," paparnya.
Untuk harga kopra mutu kering (100 persen) di Kabupaten Inhil dan Meranti sebesar Rp5.050/kg atau tetap dari harga minggu lalu.
"Tepung sagu basah sebesar Rp2.375/kg di kabupaten siak, Inhil dan meranti yakni tetap dari harga di minggu lalu," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Bawang Hitam Kube Pesona Beringin Pekanbaru Dipasarkan Hingga Kalimantan
Tol Pekanbaru-Dumai Masih Gratis, SK Tarif Belum Terbit
Siap-Siap, Arab Saudi Naikkan Harga Minyak Mentah untuk Asia pada Maret 2022
BPS Inhil Rilis Data Inflasi Terbaru Kabupaten Indragiri Hilir Oktober 2024
Ekonomi Anjlok, Warga Inhil 'Berburu' Kartu Pra Kerja
Total Kerugian Masyarakat Akibat Investasi Bodong Tembus Rp117 Triliun
Siap-Siap, Arab Saudi Naikkan Harga Minyak Mentah untuk Asia pada Maret 2022
Gandeng USU, SKK Migas - KKKS Sumatera Utara Gelar Kuliah Umum Edukasi Mahasiswa
BI Ingin Kerja Sama RI-China Diperkuat Lewat Penggunaan Mata Uang Lokal
Jelang Lebaran 2022, Penarikan Uang Tunai di Riau Capai 5,2 Triliun
OJK Catat 7,19 Juta Investor Pasar Modal per 2021, Setengahnya Generasi Milenial
Pertalite di Bawah Harga Keekonomian, Ahok: Sementara Jadi Kerugian Pertamina