Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Pemda Riau Diminta Tak Lengah Karhutla di Tengah Corona
INDOVIZKA.COM - Sekretaris Komisi II DPRD Riau Sugianto meminta pemerintah daerah untuk tidak lengah dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), di tengah permasalahan lainnya yakni virus corona disease atau COVID-19 yang mewabah di kawasan setempat.
Kedua persoalan ini menjadi ancaman serius bagi Provinsi Riau, mengingat daerah setempat sudah masuk musim kemarau panjang sehingga titik panas di sejumlah lokasi sudah mulai bermunculan.
"Pencegahan karhutla juga harus menjadi fokus perhatian di tengah wabah virus corona. Jangan sampai titik api bermunculan menimbulkan persoalan baru bagi kita, kita sudah cukup direpotkan dengan corona ini," ucap Sugianto di Pekanbaru, Rabu (25/3/2020).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Pada Rabu (25/3) ini, menurut informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), ada 19 titik panas terdeteksi di Riau, dimana kemunculan titik panas tertinggi berada di Kabupaten Pelalawan berjumlah tujuh titik api.
Sugianto mengajak semua pihak berjibaku menanggulangi Karhutla. Tindakan preventif perlu difokuskan untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.
Tak hanya kepada pemerintah, Sugianto juga mengimbau pihak perusahaan perkebunan untuk memantau areal konsesi mereka agar tidak terbakar. Begitupun dengan masyarakat, diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
"Bayangkan saja, jika terjadi kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap. Tentu menambah parah kondisi saat ini. Ditambah lagi dengan kelangkaan masker. Jadi semua pihak saya harap berjibaku untuk mengatasi karhutla dan corona," ucapnya.
Namun begitu, dia mengapresiasi aplikasi lancang kuning yang diinisiasi Polda Riau untuk memonitoring kemunculan titik panas. Bantuan teknologi ini dinilai efektif menekan kasus kebakaran yang melanda daerah itu sepanjang 2020 ini.
"Kita memberikan apresiasi kepada Polda yang meluncurkan aplikasi Lancang Kuning Nusantara, terbukti kemunculan titik api lebih cepat dapat teratasi dengan adanya aplikasi ini," ucap politisi PKB Riau itu.**
.png)

Berita Lainnya
Paripurna HUT Pekanbaru dan Reses Diagendakan Juni Ini DPRD Pekanbaru
Anggota DPRD Bengkalis Fakhtiar Qodri Gelar Reses di Pangkalan Batang, Serap Aspirasi Warga
Reses Tiga Titik di Dapil 2 Inhil, Dani Kembali Jemput Aspirasi Masyarakat
Dewan Minta Bupati Inhil Tegas Evaluasi Kinerja ASN
Dewan Sambut Baik Rencana Pelindo I Jalin Kerja Sama Kelola Pelabuhan Parit 21 Tembilahan
DPRD Kampar Kebut Tiga Agenda Rapat Paripurna LKPj Bupati Tahun 2022
Pelantikan PAW Anggota DPRD Kuansing Di Tengah Proses Hukum Berjalan
Dewan-Pemprov Sepakat Tahun 2021 Pokir Lebih Diperhatikan
DPRD Kampar Kebut Tiga Agenda Rapat Paripurna LKPj Bupati Tahun 2022
Sebanyak 312 Konflik Lahan di Riau Dibahas di DPR RI
Reses Tiga Titik di Dapil 2 Inhil, Dani Kembali Jemput Aspirasi Masyarakat
Pansus RP3KP DPRD Riau Gali Informasi Penyusunan Ranperda Memenuhi Hak Dasar Masyarakat