Pilihan
Satu PDP Covid-19 di Pekanbaru Meninggal Dunia di RS
PEKANBARU -Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dikabarkan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Kota Pekanbaru Provinsi Riau, meninggal dunia pada Rabu 1 April 2020.
Kabar ini, dibenarkan juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi Riau Dokter Indra Yopi. Diyakinkan olehnya, pasien yang meninggal dunia tersebut tercatat sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan, red).
"Pasien PDP," jawab Dokter Yopi singkat.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan rinci dari pihak otoritas terkait meninggalnya satu pasien PDP tersebut. Termasuk hasil pemeriksaan sample swab tes, apakah pasien tersebut positif Corona atau tidak, juga belum diketahui.
Informasi sementara yang dihimpun, pasien ini sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS swasta selama beberapa hari, hingga kemudian dirawat di RSUD Arifin Achmad. Pasien juga dikabarkan merupakan warga Pekanbaru.
.png)

Berita Lainnya
Warga Sungai Bela Diserang Wabah Kupu-kupu Beracun, Dinkes Gerak Cepat Atasi Wabah
Info Terbaru CPNS Kemenkes 2021: Formasi, Syarat dan Jadwal
Alat Swab Datang, Setiap Hari di Riau Bisa Periksa 1000 Sampel
Pasien Covid-19 Membludak, RSUD Arifin Achmad akan Tambah 60 Ruang Isolasi
Dinkes Inhil Gelakkan Program KKS Guna Meningkatkan Kesehatan Masyarakat
Hari ini Kasus Covid-19 di Inhil Bertambah 4 Orang
Siaga Flu Burung, Pemrov Riau Siapkan Ruangan Isolasi
Obat Antivirus Remdesivir Tersedia di Indonesia Hari ini
Saat Minum Kopi Tak Boleh Konsumsi 3 Makanan Ini, Apa Saja?
Ini Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan
WHO: Vaksin yang Ada Saat Ini Mampu Atasi Varian Omicron
Menkes: 60 Persen Pasien Omicron Bergejala Berat Masuk RS Belum Vaksinasi