Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dinkes Inhil Terus Sampaikan Informasi Dampak Stunting Pada Bayi dan Balita
INDOVIZKA.COM - Stunting adalah kondisi terhambatnya pertumbuhan fisik dan perkembangan otak pada anak akibat kekurangan gizi kronis, yang sering kali terjadi pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu mulai dari masa kehamilan hingga usia dua tahun.
Dengan itu Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau yang disampaikan melalui Kasi, Maria mengatakan kami terus memberikan informasi kepada masyarakat terkait Dampak stunting pada balita dan bayi sangat serius.
Berikut adalah lima dampak utama dari stunting:
1. Perlambatan Pertumbuhan Pada Anak
Fisik: Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari anak-anak sebaya mereka yang tidak mengalami stunting.
2. Penurunan Kekebalan Pada Anak
Otak: Stunting dapat menghambat perkembangan otak anak, yang berpotensi mengurangi kemampuan kognitif dan prestasi belajar di kemudian hari.
3. Penurunan Kecerdasan Pada Anak
Anak yang stunting memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan kecerdasan, yang dapat mempengaruhi kemampuan belajar dan interaksi sosial mereka.
4. Resiko Penyakit Metabolik di Masa Dewasa
Dewasa: Stunting pada masa anak-anak berhubungan dengan peningkatan risiko terkena penyakit metabolik seperti diabetes dan penyakit jantung ketika mereka dewasa.
5. Penurunan Kekebalan Pada Anak
Tubuh: Anak yang mengalami stunting rentan terhadap infeksi dan penyakit lainnya karena sistem kekebalan tubuh mereka tidak berkembang dengan optimal.
Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui pemberian nutrisi yang cukup sejak kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan anak. Dukungan dan peran aktif dari keluarga, masyarakat, serta pemerintah dalam meningkatkan pemahaman dan akses terhadap gizi yang baik sangat penting untuk mengurangi angka stunting di Indonesia. (Adv)
.png)

Berita Lainnya
Berapa Iuran BPJS Kesehatan 2022?
6 Tambahan Pasien Baru Corona di Riau, Terbanyak Penularan dari Klaster Santri Jatim
Status PPKM Turun, Ini Perlengkapan Wajib Saat Keluar Rumah
Tenaga Medis Jadi Prioritas Pemberian Vaksin COVID-19
Kecamatan Batang Tuaka Mencatat Tren Penurun Stunting Dibeberapa Desa Alami Kenaikan
Anak 4 Tahun di Riau Terkonfirmasi Covid-19, 17 Pasien Dinyatakan Sehat
Kasus Hepatitis Nihil, Diskes Pekanbaru Ungkap Cara Mencegahnya
Tak Menunjukkan Gejala, 5 Positif ODP di Inhil Jalani Isolasi Mandiri
Mengenal Omicron, Varian Baru Covid-19 yang 500 Persen Lebih Menular
Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Omicron di Rumah
RSUD Puri Husada Tembilahan Rawat Pasien Covid-19 Terbanyak di Riau
PMI Pekanbaru Beli Mobil Ambulans Dukung Program Doktor on Call