Pilihan
DPRD Riau Minta Pemerintah Berlaku Adil
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta pemerintah pusat maupun daerah untuk bersikap adil dan transparan dalam menyelesaikan konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan yang terjadi di sejumlah wilayah di Riau. Seperti yang di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
DPRD menilai pemerintah harus hadir sebagai penengah yang objektif dan tidak berpihak pada kepentingan tertentu. Pemerintah harus memastikan hak-hak masyarakat terlindungi. Jangan sampai masyarakat yang sudah puluhan tahun tinggal dan mengelola lahan justru dirugikan karena persoalan administrasi atau tumpang tindih perizinan.
Ketua Komisi II DPRD Riau, Adam Syafaat mengungkapkan, ketidakjelasan status tanah sejak zaman dahulu dinilai menjadi akar persoalan yang memicu ketegangan berkepanjangan hingga saat ini. Negara memang memiliki hak atas kawasan hutan, namun di sisi lain, masyarakat juga memiliki klaim turun-temurun atas tanah yang sama.
"Jadi ketika tanah-tanah di wilayah hutan itu diambil oleh pemerintah, itu kan bukan serta-merta. Ada prosesnya, ada pengadilan. Tapi memang masyarakat merasa berhak juga di atas tanah itu karena menurut mereka itu tanah ulayat atau tanah warisan," ujar Adam kepada wartawan di gedung DPRD Riau, Senin (23/2/2026).
Adam menjelaskan salah satu pemicu utama konflik adalah tidak pernah dijelaskannya batas-batas hak sejak dulu. Kawasan hutan yang merupakan hak negara kerap tumpang tindih dengan wilayah yang dianggap masyarakat sebagai hak milik adat.
"Yang terjadi itu imbas dari tidak jelasnya proses sejak masa lalu. Sekarang masalahnya mulai bermunculan karena ketidakadilan yang dirasakan masyarakat di pinggir-pinggir perusahaan, baik perusahaan milik pemerintah maupun swasta," tegasnya.
Politisi PKS tersebut juga mengakui keterbatasan wewenang Komisi II dalam menyelesaikan masalah ini. Meski demikian, DPRD terus mendorong pemerintah agar bersikap adil dalam menyikapi setiap sengketa lahan. (Adv)
.png)

Berita Lainnya
Warganet Tanya Soal Komitmen Ruas Jalan, H Dani M Nursalam: Telah Dialokasikan di APBD Riau 2021
DPRD Riau Desak Pemerintah Gelar Operasi Pasar
Anggota DPRD Bengkalis Fakhtiar Qodri Gelar Reses di Pangkalan Batang, Serap Aspirasi Warga
KPK Periksa Ketua DPDR Riau Perkara Dugaan Suap Mantan Bupati Bengkalis
Kunjungi Chevron, Abdul Wahid Bahas Peralihan Blok Rokan
Komisi IV DPRD Riau Kembali Bahas Pembangunan Jalan Alternatif Kendaraan ODOL
Marwadi Resmi Jadi PAW Anggota DPRD Kuansing
APBD Kampar TA 2022 Masih Lengkapi Dokumen Persyaratan Evaluasi ke Provinsi Riau
Agar Program Pelayanan Rumah Layak Huni Tepat Sasaran, Komisi II Studi Banding ke Disperkim Bukittinggi
Tak Ingin Silpa Besar, DPRD Riau Dukung Lelang Dini di APBD 2022
DPRD Bengkalis Fokus Kembangkan Pajak dan Retribusi untuk Mendukung Pembangunan
Wakil Ketua DPRD Ucapkan Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Terpilih