Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Misteri Kartu BPJS di Tong Sampah, Polres Inhil Masih Menunggu Laporan Resmi BPJS
INDOVIZKA.COM- Sudah hampir 5 bulan berjalan, kasus penemuan ratusan Kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan di tong sampah oleh warga Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan masih belum juga menemukan titik terang siapa dalangnya.
Seolah-olah bukan merupakan tindak kejahatan, kasus penemuan kartu-kartu BPJS yang diduga sengaja dibuang itu sempat hilang bak ditelan bumi.
Sementara itu, pihak Polres Inhil yang sempat melakukan penyelidikan atas laporan warga mengaku masih menunggu laporan resmi pihak BPJS Cabang Tembilahan untuk mengungkap aktor dari kasus ini.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
"Kami masih menunggu pihak BPJS membuat laporan ke Polres," ujar Kapolres Inhil melalui Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing SIK, Senin (11/5/20).
Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 500 kartu Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang ditemukan dibuang di tong sampah. Jika tidak segera diungkap, dikhawatirkan kasus yang sempat menyita perhatian masyarakat Inhil menimbulkan asumsi negatif kepada instansi terkait.
Kepala BPJS Cabang Tembilahan Meri Lestari, saat dihubungi indovizka.com tidak banyak berkomentar. Ia hanya menyebutkan dalam waktu dekat pihak BPJS kembali akan mengkomunikasikan dengan pihak kepolisian.
"Mohon maaf, untuk hal ini ditunggu saja ya pak...tks," kata Meri Lestari, melalui telepon selulernya singkat, Rabu (13/5/2020).
Sebelumnya, Dery Suryadri Putra selaku Kepala Bidang SDMUKP BPJS Kantor Cabang Tembilahan juga membenarkan kasus penemuan kartu-kartu BPJS itu di tong sampah belum dilaporkan secara resmi ke Polres Inhil.
Ia berdalih, sebagai instansi vertikal, BPJS Cabang Tembilahan dalam mengambil keputusan harus berjenjang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), sehingga aturan ini menjadi penyebab keterlambatan laporan itu.
"Jadi laporan itu harus berjenjang sesuai SOP. Sekarang ini masih menunggu keputusan dari pusat, apakah kasus ini dilaporkan ke polisi atau tidak. Karena memang setiap BPJS mau melakukan tindakan itu, kami harus izin ke BPJS Pusat dulu," kata Dery.(san)
.png)

Berita Lainnya
Pelaku Maling Sepeda Motor di Mesjid Al-Huda Tembilahan Dibekuk Polisi
Polda Riau Gagas Dialog Interaktif; Riau Sejahtera, Polri dan Masyarakat Menjaga
Istri Hamil Tua Mau Dibuang ke Sungai, Suami Kabur saat Dipergoki Polisi
Densus 88 Resmi Tahan Farid Okbah, Anung dan Ahmad Zain
Kapolda Riau Perintahkan Razia Tempat Hiburan Malam
Polda Riau Menjadi Sorotan, Kapolri Perintahkan Anggota yang Terlibat Narkoba Diselesaikan
Resmi Jadi Tersangka, Kepada Polisi Gisel Akui Dirinya Pemeran Video Syur
Tidak Patuhi Protokol Kesehatan, Tim Gabungan Disiplin Covid-19 Inhil Bubarkan Tempat Hiburan Malam
Polres Inhil Amankan Penipu Asal Nigeria
Satreskrim Polsek Enok Tangkap Pengedar Sabu di Desa Benteng Utara
Kuasa Hukum Aldiko Putra Nilai Tuntutan Jaksa Tak Sesuai Fakta
Sepanjang 2020, DJBC Riau Paling Banyak Tangkap Rokok Ilegal