Pilihan
Polisi di Rohil Dilempari Batu dan Dikejar Warga dengan Parang Saat Amankan Tersangka Narkoba
PEKANBARU - Sekitar 100 orang warga mencoba menghalangi anggota polisi dari Tim Opsnal yang akan membawa pelaku IJ ke Polsek Bangko.
IJ merupakan tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.
Warga melempari personel polisi tersebut dengan batu dan mengejar polisi itu dengan membawa kayu dan parang, lalu memukulkannya ke petugas tersebut.
- Konflik Ditengah Masyarakat Desa Sungai Ara Didamaikan Kapolres Pelalawan
- Banjir Jalan Lintas Timur Makin Tinggi, Polres Pelalawan Buka Tutup Arus Lalu Lintas
- Divisi Hukum Bermarwah Mengutuk Oknum Masyarakat Rusak APK Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Satpolairud Polres Inhil
- Waspada! Ada Nomor HP Mengatasnamakan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya
Saat itu, dua anggota Opsnal Reskrim yakni Briptu Helmi dan Bripda Bagus, sedang melakukan upaya pengembangan, guna menangkap seorang berinisial IY, terkait kasus pencurian dengan kekerasan modus jambret.
Ketika berada di rumah pelaku IY, petugas tidak menemukan yang bersangkutan.
Namun di dalam rumah ada 3 orang yang sedang duduk di ruang tamu.
Melihat kedatangan anggota, salah satu dari 3 orang tersebut melarikan diri ke arah belakang rumah.
Dari sana, muncul kecurigaan petugas dan langsung melakukan pengejaran.
Anggota pun berhasil mengamankannya, yakni lelaki berinisial IJ.
Dari tangannya, diamankan sebuah dompet berisikan dua bungkusan sabu seberat 35 gram.
Petugas juga menyita timbangan digital warna hitam, plastik pembungkus kecil sebanyak 20 buah dan pipet.
"Pada saat diamankan, saudara IJ melawan petugas dan berusaha memprovokasi warga untuk melawan dua anggota (yang sedang bertugas)," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Jumat (29/5/2020) dikutip dari tribunpekanbaru.
Disebutkan Sunarto, pelaku berteriak maling.
Mengundang perhatian keluarga pelaku dan banyak warga lainnya, yang langsung mengepung 2 personel polisi tersebut.
Kurang lebih ada sekitar 100 orang warga yang mencoba menghalangi anggota Opsnal yang akan membawa pelaku IJ ke Polsek Bangko.
Mereka melempari personel polisi dengan batu dan mengejar dengan membawa kayu dan parang, lalu memukulkannya ke petugas.
"Karena situasi yang tidak memungkinkan, kedua anggota Opsnal tersebut menyelamatkan diri dari massa, sambil mengeluarkan senjata dan melakukan penembakan ke atas," papar Sunarto.
"Sampai setelah dengan sangat terpaksa anggota (polisi) melepas saudara IJ tersebut (demi keselamatan). Barulah masyarakat tidak lagi mengejar kedua anggota tersebut," sambung Kabid Humas lagi.
Akibat penyerangan warga, kedua anggota tersebut mengalami sejumlah memar dan luka di tubuhnya.
Di antaranya Briptu Helmi, mengalami memar di lutut sebelah kiri akibat pukulan kayu dan jari kelingking sebelah kanan luka berdarah.
Sedangkan Bripda Bagus, mengalami lebam merah di telinga sebelah kiri akibat lemparan batu.
Lanjut Perwira Menengah berpangkat melati tiga ini, beberapa saat kemudian, ada informasi bahwa seorang warga bernama Teguh, diduga terkena tembakan.
Dia mengalami luka di pinggang sebelah kiri.
Teguh dibawa warga ke RSUD Bagan Siapi-Api, namun nyawanya tidak terselamatkan.
Apakah terkait penembakan ke atas yang diduga mengenai warga hingga meninggal dunia, dua anggota Opsnal itu sudah dimintai keterangan atau diperiksa, Kombes Sunarto belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi.
Sementara dalam kejadian ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 3 buah balok kayu, 2 buah batako, dan sebilah parang tanpa gagang. (*)
.png)

Berita Lainnya
Bejat, Seorang Pria di Sungai Salak Tega Setubuhi Anak Dibawah Umur
DPO : Polres Inhil Cari 2 Orang Pelaku Penyaniayaan di Kecamatan Kemuning
Hingga Lebaran Kedua, 135 Napi Asimilasi Ditangkap Polisi
Beri Efek Jera, 15 Pelanggar Protkes di Inhil Didenda Uang dan Kerja Sosial
Miliki Sabu dan Ekstasi, Pemuda di Inhil Ini Diringkus Polisi
Satpolairud Inhil Gagalkan Penyelundupan Sembako Ilegal di Perairan Bekawan
Artis Cynthiara Alona Terancam Penjara 10 Tahun
Tiga Terdakwa Pemilik 9 Kg Sabu Divonis Hukuman Mati
Polisi Ungkap Fakta Baru, Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Tembilahan
Gasak Uang Tunai dan 2 Handphone, Pelaku Pencurian di Keritang Dibekuk Polisi
Pasutri Pengedar Narkoba Diringkus Polisi
Pengadilan Negeri Tembilahan Kabulkan Pra Peradilan Terhadap IMA