Pilihan
PB Mathla’ul Anwar Resmikan Perwakilan di Belanda
AMSTERDAM - Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) memperluas jejaring internasional dengan meresmikan Perwakilan Mathla’ul Anwar Belanda di Amsterdam.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Mathla'ul Anwar memperkuat jejaring pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, akses profesional dan karier, sekaligus memperluas dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM melantik sekaligus meresmikan kepengurusan Perwakilan Mathla'ul Anwar Belanda saat melakukan lawatan ke Amsterdam untuk memenuhi undangan ceramah pada kegiatan Istighosah dan Maulid Nabi SAW di Persatuan Pemuda Muslim Eropa (PPME) Al-Ikhlas, Sabtu (5/9/2026).
Jazuli mengatakan, keberadaan Perwakilan Mathla'ul Anwar Belanda diharapkan tidak hanya memperluas kiprah Mathla'ul Anwar di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial, tetapi juga menjadi pusat informasi dan komunikasi bagi pelajar, mahasiswa, alumni, dan warga Mathla'ul Anwar yang ingin melanjutkan studi maupun mengembangkan karier di Belanda.
"Kita ingin kehadiran Mathla'ulm Anwar di Belanda memberikan manfaat nyata, terutama membuka jejaring pendidikan, penelitian, pengembangan SDM, profesional, dan karier bagi keluarga besar Mathla'ul Anwar,” kata Jazuli.
Di bidang dakwah, Jazuli berharap Mathla’ul Anwar dapat ikut menghadirkan dan menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin di Belanda. Dakwah tersebut, menurutnya, perlu disampaikan dengan cara yang santun, menarik, menyejukkan, serta membawa ketenangan dan kedamaian.
“Kita berharap Mathla'ul Anwar juga bisa membawa dan menampilkan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin di Belanda, dengan cara yang santun, menarik, membawa kesejukan, ketenangan, serta kedamaian,” ujarnya.
Menurut Jazuli, cukup banyak warga dan pengurus Mathla'ul Anwar yang telah melanjutkan studi maupun bekerja di Belanda. Potensi tersebut perlu dihubungkan agar menjadi kekuatan bersama dan membuka lebih banyak peluang bagi generasi berikutnya.
Jazuli juga mendorong siswa, santri, dan mahasiswa Mathla'ul Anwar untuk memiliki wawasan global dan berani mengambil kesempatan studi di luar negerim
“Anak-anak Mathla'ul Anwar harus punya mimpi besar. Pengalaman pendidikan dan profesional di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM dan pada waktunya memberikan kontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa,” katanya.
Peresmian Perwakilan Mathla'ul Anwar Belanda sekaligus menandai langkah "Mathla'ul Anwar Naik Level" dari penguatan jejaring nasional menuju jejaring global. Belanda diharapkan menjadi salah satu simpul kerja sama internasional Mathla’ul Anwar, khususnya dalam pendidikan, riset, pengembangan SDM, profesional, dan dakwah.
Susunan Pengurus
Pengurus Perwakilan Mathla’ul Anwar Belanda yang dilantik terdiri atas: Ketua Majelis Amanah, Budi Santoso; Ketua, Jupriansyah Asim; Sekretaris, Siti Fatimah Diyo; Bendahara, Amalia Loubna Santoso; Bidang Kerjasama Luar Negeri, Miqdaad Zufar Santoso; Bidang Pendidikan, Ervida Yanuarti Santoso
Dengan hadirnya perwakilan di Belanda, PB Mathla’ul Anwar berharap jejaring global Mathla'ul Anwar semakin berkembang dan mampu membuka akses serta peluang yang lebih luas bagi generasi muda Mathla’ul Anwar untuk belajar, berjejaring, dan berkiprah di tingkat internasional, sekaligus menghadirkan dakwah Islam yang damai dan membawa kemaslahatan. (rls)
.png)

Berita Lainnya
Pinjol Ilegal Resahkan Warga, OJK Riau Angkat Bicara
Menaker Ida: Jangan Khawatir, Dana JHT Tak akan Hilang
Sejak Awal 2021 Indonesia Diterjang 197 Bencana, Sebabkan 184 Orang Meninggal
Haji Dibatalkan, Jemaah Terdaftar 2020 Berangkat Tahun Depan
Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai, Orang Tua Wajib Ketahui Tanda KIPI
Greysia/Apriyani Juara Yonex Thailand Open
Pegadaian Jadi Pelopor Industri Keuangan 4.0
Pemerintah Salurkan Bantuan Kuota Internet untuk 24,4 Juta Orang, Siapa Saja Penerima nya?
Warga Keluhkan Kelangkaan Minyak Goreng, Bahkan di Toko Ritel Modern
Tunjangan Kinerja TNI Naik 80 Persen Tahun Depan
Keluar-Masuk Sumbar Dilarang Hingga 31 Mei 2020
Kelas Rawat Inap BPJS Kesehatan Dihapus