Pilihan
Mantab! Riau Ranking 1 Tingkat Kesembuhan positif Pasien Covid-19 se-Indonesia
PEKANBARU - Provinsi Riau berada di urutan pertama tingkat kesembuhan kasus positif Covid-19 se-Indonesia, Rabu (10/6/2020).
Jumlah pasien positif yang sembuh dari virus corona sebanyak 107 orang, dari total 120 kasus positif di Riau.
Pasien yang masih dirawat tinggal tujuh orang, sedangkan enam pasien positif lainnya meninggal dunia.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Alhamdulillah, hari ini tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 Provinsi Riau tertinggi se-Indonesia. Tingkat kesembuhan di Riau 89,17 persen," ucap Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Chairul Rizki kepada wartawan melalui pesan WhatsApps, Rabu (10/6/2020).
Masuk provinsi terbaik penanganan Covid-19
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan bahwa Provinsi Riau masuk lima provinsi terbaik se-Indonesia dalam percepatan penanganan Covid-19.
Hal itu disampaikan Gubernur Riau usai video conference dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Forkopimda Riau, Rabu.
"Tadi Pak Presiden meninjau Posko Gugus Tugas Pusat sekaligus melihat data-data perkembangan Covid-19 seluruh provinsi. Alhamdulillah, Riau termasuk lima provinsi terbaik penanganan Covid-19," ungkap Syamsuar kepada wartawan, dinukil kompas.com.
Kategori Riau bisa masuk lima provinsi terbaik penanganan Covid-19, kata dia, karena angka kematian di Riau tidak banyak, dan angka kesembuhan tinggi serta penularan Covid-19 tidak terlalu banyak.
"Jadi itu kategorinya kita bisa masuk lima provinsi terbaik di Indonesia," kata mantan Bupati Siak dua periode ini.
Karena itu, Syamsuar berharap kepada masyarakat Riau untuk disiplin dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Gunakan masker saat keluar rumah. Karena kami melihat sejak new normal ini banyak masyarakat tidak lagi menggunakan masker, dan sudah banyak orang berkerumun. Itu sebenarnya tidak boleh terjadi, karena kita khawatir terjadi gelombang kedua pandemi Covid-19 yang lebih besar," ujar Syamsuar. (*)
.png)

Berita Lainnya
DP2KBP3A Inhil Berikan Penyuluhan Kesehatan Masyarakat dan KB di Keritang
Pemko Pekanbaru Raih Multiprestasi Tahun 2012-2022
Wakil Bupati Inhil Lantik 30 Pejabat Fungsional dan Pengawas
Hari ini Jadwal Safari Bupati ke Kebun Tinggi dan Wabup ke Bina Baru, Sekda Kosong
Dukung Program PKPM, 105.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Pantai Mabloe Inhil
Pemkab Inhil ikuti Sosialisasi JPT di Instansi Pemerintah
DP2KBP3A Inhil Bersama BKKBN Riau Laksanakan Pelatihan Fasilitator TPK Tingkat Kabupaten
Peringati Hari Donor Darah Sedunia dan Milad ke 56, Pemkab Inhil Gelar Bakti Sosial
Bupati Inhil Hadiri Pengukuhan IKKS Inhil
Bupati/Walikota se Riau Diminta Tingkatkan Realisasi APBD 2020
Elevasi dan Curah Hujan Turun di Hulu Waduk PLTA Koto Panjang, Managemen Kurangi Tinggi Bukan Pintu Pelimpah 5 X 50 CM
Bersama Tim Gugus Tugas Covid-19, Bupati Inhil Semprot Disinfektan ke Sejumlah Pusat Keramaian