Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Direktur RSUD Tembilahan Enggan Jawab Berapa Besaran Biaya Pasien Corona, dr Saut : Kami Fokus Bekerja
INDOVIZKA.COM - Banyak masyarakat di Kabupaten Inhil baik secara langsung ataupun melalui media sosial membicarakan besaran anggaran biaya perawatan pasien positif Corona alias Covid-19.
Terkait hal tersebut, sejumlah wartawan mencoba menghubungi Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan, yang sekaligus sebagai Tim Gugus Tugas Covid-19. RSUD Tembilahan merupakan salah satu rumah sakit rujukan nasional penanganan pasien Covid-19.
Dijawab Saut, semua biaya perawatan pasien Covid-19 ditanggung oleh negara.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Biaya perawatan pasien Covid-19 ditanggung oleh negara, namun kami belum tahu berapa besaran anggarannya. Kami sedang fokus bekerja. Yang terpenting tugas kami melayani dan merawat pasien," ujarnya.
Disebutkan dr Saut, nanti ada pengklaiman biaya perawatan pasien Covid-19 ke pusat.
"Sekarang pikiran kami fokus ke pasien Covid-19 yang semakin meningkat, semuanya sedang berproses yang terpenting adalah pelayanan kepada pasien," ungkap dr Saut.
Saut juga mengaku fasilitas untuk tenaga kesehatan (nakes) telah disiapkan karena memang seperti itu proseduralnya. Fasilitas tersebut antara tersedianya obat-obatan peningkatan imun tubuh, tempat isolasi usai bekerja, dan alat pelindung diri (APD), dan lain-lain.
"Setiap masyarakat yang terkonfirmasi atau terpapar Covid-19, kami rawat tidak pandang kasta. Karena begitu tugas kami sebagai tenaga kesehatan," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
6 Tambahan Pasien Baru Corona di Riau, Terbanyak Penularan dari Klaster Santri Jatim
Terlanjur Donor Darah, 6 Orang Ternyata Positif Covid-19
Epidemiolog Ungkap 20 Persen Pasien Terjangkit Varian Omicron Butuh Perawatan ICU
Cegah Dini Penyakit Polio di Kampar, Hambali Ingin Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat
Heboh Cacar Monyet, Ini Cara Lindungi Diri Agar Tak Tertular
Tak Menunjukkan Gejala, 5 Positif ODP di Inhil Jalani Isolasi Mandiri
Hari Ini 197 Kasus Baru Covid-19 di Riau
Harga Tes PCR Turun Jadi Rp 275 Ribu, Laboratorium yang Nakal Terancam Ditutup
Akhirnya, Lab Uji Sampel Covid-19 Riau Beroperasi 15 April
Pasien Positif Covid-19 di Riau Didominasi Laki-Laki Berusia 18-60 Tahun
Maksimalkan Pemeriksaan Hasil Tes Swab, Tim Labkes Covid-19 Riau Dibagi Jadi 2 Tim
Hasil Rapid Tes 2 Santri di Enok Dinyatakan Negatif