Pilihan
DTPHP Inhil Pastikan Kelayakan Hewan Kurban Sebelum Dikonsumsi
INDOVIZKA.COM - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam waktu dekat ini akan lakukan pengawasan terhadap hewan-hewan yang akan dikurbankan pada peringatan hari Raya Idul Adha (Hari Raya Kurban) tahun 2020.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Inhil, H. Fajar Husin, melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ngadiyo, S.ST menyebut bahwa pengawasan terhadap hewan kurban perlu dilakukan untuk memastikan apakah hewan tersebut layak atau tidak untuk dikurbankan atau disembelih
"Insya Allah, 2 minggu sebelum pelaksanaan Hari Raya Kurban DTPHP Inhil akan melakukan pengawasan dan Pengecekan kesehatan Hewan Kurban yang ada di Kandang-kandang peternakan,"Sebutnya Kepada Riaulink.co, Rabu (01/07/2020).
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Lanjutnya, Ngadiyo menjelaskan bahwa pengawasan terhadap hewan kurban akan dilakukan sebelum dan sesudah di potong / penyembelihan.
"Pemeriksaan hewan sebelum dipotong (pemeriksaan ante mortem) guna mencegah penularan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis)," jelasnya.
Tambahnya, Pemeriksaan setelah proses penyembelihan (post mortem) juga tidak kalah penting, dimana petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap jeroan, hati, paru-paru, limfa serta bagian lain yang penting untuk diperiksa.
"Jika ditemukan kelainan pada organ tersebut, maka produk tersebut tidak boleh dikonsumsi dan diafkir," jelas Ngadiyo.
Lebih lanjut, Ngadiyo menjelaskan bahwa Peran dokter hewan, paramedik dan petugas kesehatan hewan pada saat ini sangatlah penting, dengan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas akan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat.
"Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, pastikan hewan tersebut disertai dengan dokumen surat keterangan kesehatan hewan (SKKH)," tegasnya.
Terakhir, Ngadiyo menyebut bahwa saat ini ketersediaan hewan kurban untuk wilayah Inhil sangatlah cukup, yakni sekitar 2.000 ekor. (Jb)
.png)

Berita Lainnya
Putra-Putri Suku Duano Lulus Polri, Ketua IKDR Inhil Sampaikan Rasa Syukur
Pemkab Inhil Gelar Rapat Persiapan Pengoperasian Gedung Mall Pelayanan Publik
Harga Cabai di Pekanbaru Meroket
Puluhan Orang Diklarifikasi Terkait Pungli Retribusi Sampah, Agus Pramono Tunggu Giliran
Juru Parkir Masuk Jalan Kecil, Pemuda Milenial Pekanbaru Duga Rawan Pungli
Jelang Lebaran, Dishub Pekanbaru Perketat Pengawasan Parkiran
Oknum Satpol PP Terlibat Pencurian Barang Mewah di Pekanbaru
Warga Mengeluh, Pemko Diminta Warning PDAM Tirta Siak Pekanbaru
Gandeng Tanoto Foundation, Pemkab Siak Terus Tingkatkan Program Pendidikan
Tahun Baru, Pusat Perbelanjaan di Pekanbaru Masih Sepi
Pertumbuhan Jagung Hibrida NK 6172 di Km 55 Tumbuh Subur, Dukung Ketahanan Pangan di Pangkalan Kerinci
Usai Ditetapkan oleh PP Muhammadiyah, Warga Muhammadiyah di Kampar Gelar Sholawat Tarawih Perdana