Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
KPU Rohul Terima Anggaran Pilkada Rp 2,86 Miliar dari KPU RI
ROHUL - Persoalan anggaran yang menjadi salah satu kendala pelaksanaan Pilkada Rokan Hulu akhirnya menemui titik terang.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengaku sudah menerima sharing budget anggaran pilkada serentak tahap I dari KPU RI sebesar Rp 2,86 Miliar dari Rp 7,3 miliar yang diajukan.
Ketua KPU Rohul Elfendri mengatakan, meski sudah menerima anggaran tahap I dari KPU RI, KPU RI belum bisa memastikan apakah menerima 100 persen usulan tambahan anggaran sekitar 7,3 miliar tersebut.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Yang jelas kami sudah terima anggaran sharing tahap I dari KPU RI sebesar Rp2,8 Miliar. Anggaran itu untuk kebutuhan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), penambahan TPS dan pelaksanaan rapid test bagi seluruh petugas Kepemiluan KPU. Sementara apakah usulan tambahan Rp7,3 Miliar dikabulkan semua kita belum menerima konfirmasi," cakap Elfendri Ketua KPU Rohul, Kamis (2/7/2020).
Dikatakan Elfendri, usulan tambahan anggaran pilkada serentak sebesar Rp7,3 miliar ini merupakan hasil rasionalisasi dari usulan anggaran sebelumnya yang mencapai Rp 12,8 miliar. Penurunan jumlah usulan disebabkan penyesuaian jumlah TPS yang awalnya dihitung di angka 1.200 TPS menjadi 1.126 TPS serta adanya penyesuaian honor adhoc.
"Dengan adanya usulan penambahan kebutuhan anggaran sebesar Rp7,3 miliar maka anggaran pilkada Rohul pada tahun 2020 secara keseluruhan mencapai Rp 35,128 miliar. Dimana Rp 28.5 miliar sudah dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada Rohul," jelas Elfendri.
Selain itu, Pemkab Rohul juga sudah menyanggupi penambahan anggaran Pilkada sebesar Rp 400 juta. Namun anggaran tersebut belum dapat dieksekusi dikarenakan terganjal Permendagri Nomor 41, dimana perubahan NPHD baru dapat dilakukan setelah penetapan pasangan calon.
.png)

Berita Lainnya
Bukti Keseriusan Maju di Pilkada Kampar, Nurzafri Tanjung Kembalikan Formulir Balon Bupati ke PAN
Rela Berkorban Apa Saja, Demokrat Riau Siap Jadi Perisai AHY
Didorong Kader Maju Pilgubri, Achmad: dari Dulu Saya Siap
DPRD Ingatkan Gubri Syamsuar Jangan Pilih Pejabat Berdasarkan Kedekatan Emosional
PKB Riau Kembali Gelar Vaksinasi Massal di Kampar
Gatot Nurmantyo dkk Sebut Jokowi Gagal Kelola Jalannya Pemerintahan
Airlangga Hartarto Minta Kader Golkar Terus Mengasah Diri
Tinggalkan Golkar dan PAN, Annas Maamun dan Irwan Nasir Resmi ke Nasdem
Max Sopacua: Emangnya Bapak Moyangamu yang Punya Partai Demokrat
Hasil Survei Terbaru, Elektabilitas PKB Ungguli Golkar
Tito Sebut Jokowi yang Tunjuk Pj Gubernur 2022 dan 2023
Bawaslu Inhil Launcing Komunitas Digital Pengawasan Partisipatif “Jarimu Awasi Pemilu”