Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Tol Pekanbaru-Padang Lewati Terowongan 14 Km di Limapuluh Kota
PADANG - Teka-teki pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru, terutama yang melewati wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya terjawab sudah. Ternyata jalan tol itu nantinya akan melewati 8 nagari yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.
“Jalan tol itu akan melewati delapan nagari di Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Harau, dan Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Panjang jalan tol yang ada di Limapuluh Kota sekitar 43 kilometer dengan sebuah terowongan sepanjang 14 kilometer,” kata Kadis PUPR Limapuluh Kota, Yunire Yunirman didampingi Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan, Fatma Nofita dalam acara acara sosialisasi rencana pembangunan jalan tol Pekanbaru-Padang di Tanjungpati dikutip dari riaupos, Kamis (10/9/2020).
Dalam acara yang dihadiri Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dan perwakilan PT Hutama Karya (HK) itu, Yunire bersama Fatma menjelaskan, sebelum pelaksanaan fisik akan ada sejumlah tahapan sosialisasi ke tengah masyarakat. Berikutnya, akan ditindak lanjuti dengan pembebasan lokasi yang diharapkan bisa terealisasi pada awal tahun 2021.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
“Setelah sosialisasi tahap awal ini, nantinya akan ada sosialisasi berikutnya, hingga masyarakat menerima rencana pembangunan jalan tol tersebut. Kita berharap tidak ada kendala, sehingga target fisik selesai tahun 2024,” ujar Fatma Nofita.
Hal serupa disampaikan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi. Bupati sarat prestasi ini mengajak semua pihak mendukung pembangunan jalan tol Pekanbaru-Padang. Jika ada persoalan, sebaiknya dibicarakan lewat musyarawah. Jangan langsung menolak membabi-buta.
“Kita tidak ingin ada pihak yang menolak atau menghalangi pembangunan jalan tol yang akan melewati Kabupaten Limapuluh Kota ini. Kalau nantinya ada yang kurang tepat, mari kita bicarakan baik-baik,” tutur Irfendi dihadapan para tokoh dan berbagai elemen masyarakat yang hadir dalam acara sosialisasi tersebut.
Irfendi Arbi menyebut, pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru yang melewati Limapuluh Kota ini, akan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat dan daerah. Tak kalah pentingnya, akan mendorong pertumbuhan ekonomi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Selain itu, dengan adanya jalan bebas hambatan ini, bisa dipastikan arus lalu lintas kendaraan termasuk yang bertonase besar akan menjadi lancar.
“Saya optimis jalan tol akan mendorong pertumbuhan ekonomi usaha kecil dan mikro, serta akan memunculkan kawasan industri. Disamping itu, jalan tol juga akan memperlancar arus transportasi atau perpindahan orang, distribusi barang dan pertumbuhan jasa,” ujar Irfendi.
Dengan berbagai dampak positif tersebut, Irfendi mengajak mengajak segenap masyarakat mendukung pembangunan infrastruktur ini.
“Jalan tol ini penting bagi kita di Limapuluh Kota. Apalagi, telur, beras, dan sayur-mayur kita banyak dikirim ke Riau. Agar pasokan lancar, ini bisa lewat jalan tol,” aku Irfendi. (*)
.png)

Berita Lainnya
Bebaskan Napi Koruptor Dengan Kedok Corona, Dinilai Kejahatan Baru
KTP Digital Akan Diberlakukan, Ini Perbedaannya Dengan KTP Elektronik
1.955 Personel Keamanan Jaga Demonstrasi di Istana Negara Hari Ini
Pemerintah Tegaskan Vaksin Mandiri Tak Bisa Dibeli Perorangan
Honorer Bakal Dihapus 2023, Apakah Nanti Dapat Pesangon?
Mahfud MD Serukan Komponen Bangsa Jaga Pemahaman Agama Khas Indonesia
JK Prediksi April Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tembus Angka 2 Juta
BMKG Keluarkan Peringatan Bencana Mirip Tsunami Kembali Ancam NTT
Imbas Lockdown Malaysia, Ribuan TKI Pilih Pulang ke Indonesia
Begini Cara Pasien Covid-19 Memilih di Pilkada 2020
Kalangan Pers Berduka, Bendahara PWI dan SMSI Kaltim Tutup Usia
Syahrul Aidi Sebut Pembubaran FPI Sebuah Kekeliruan