Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Vaksin Moderna 100 Persen Efektif untuk Pasien Covid-19 dengan Kondisi Parah
INDOVIZKA.COM - Vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi Amerika Serikat Moderna mempunyai hasil perlindungan yang cukup tinggi terhadap penyakit virus corona baru dan tidak ada bukti efektivitasnya berkurang untuk pasien lansia. Demikian pengumuman hasil penelitian dari uji coba tahap akhir vaksin tersebut.
Moderna mengatakan analisis dari tahap ketiga dari kandidat vaksin bernama mRNA-1273 ini melibatkan 30,000 relawan termasuk 196 kasus Covid-19 dan 30 di antaranya dengan kondisi sudah parah.
Efektivitas vaksin ini mencapai 94,1 persen terhadap penyakit Covid-19 dan 100 persen terhadap kasus parah Covid-19, kata laporan Moderna, seperti dilansir laman the Telegraph, Selasa (1/12).
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
"Ini luar biasa," kata Dr Paul Offit, anggota komite penasihat Badan Makanan dan Obat-obatan AS (FDA). "Ini data-data yang menakjubkan."
Kepala medis Moderna mengaku dia sampai terbawa emosi ketika melihat data pada Sabtu malam.
"Ini pertama kalinya saya membiarkan saya menangis," ujar Dr Tal Zaks. "Kita punya harapan penuh untuk mengubah kondisi pandemi ini."
Selain itu Moderna mengatakan efek samping suntikan vaksin ini masih bisa ditoleransi dan tidak ada dampak serius yang dilaporkan hingga hari ini.
Moderna kini berencana mengajukan permohonan penggunaan vaksin mereka untuk keperluan darurat kepada (FDA).**
Sumber: Merdeka
.png)

Berita Lainnya
Dinkes Inhil Ingatkan Orangtua Pentingnya Imunisasi Untuk Kesehatan Anak
Ingat! Ini Bahaya Memasang Masker di Dagu
Belum Selesai Virus Corona, Seorang Pria Tewas akibat Hantavirus di Provinsi Shaanxi
PSBB Berakhir, 19 Tambahan Kasus Corona dari 3 Klaster di Riau dalam Sepekan
Dampak Buruk Mengonsumsi Seblak secara Berlebihan
Satu Pasien Meninggal Dunia, 26 Kasus di Riau Positif Covid-19
IDI Perintahkan Para Dokter Waspada Terkait Covid-19 Varian Omicron
dr Indra Yovi Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes
Hobi Rebahan dan Jarang Keluar Rumah? Ketahui Dampaknya bagi Kesehatan
Pil Covid Buatan Pfizer Efektif Lawan Virus Corona Varian Omicron
Kasus Positif Covid-19 di Inhil Bertambah Satu
Menkes Budi Gunadi: Normal Setelah Pandemi Tercapai Jika Masyarakat Disiplin