Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Tahun Ini Pabrik Pengolahan Sawit Dibangun di KIT, Butuh 155.000 Tenaga Kerja
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Tahun ini, pabrik pengolahan kelapa sawit akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan (KIT). Industri hilir Crude Palm Oil (CPO) yang direncanakan dibangun memproduksi 2 juta ton per tahun.
"Pembangunan fisiknya akan dimulai tahun ini. Mereka akan membutuhkan 155.000 pekerja," kata Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT, Rabu (24/2/2021).
Pabrik sawit ini akan memberikan kontribusi kepada daerah Rp14,5 triliun per tahun. Makanya, Pemko Pekanbaru bekerja sama dengan semua Politeknik di Provinsi Riau.
"Sebanyak 32 perguruan tinggi di Provinsi Riau dengan lulusan per tahun hanya sekian ribu belum (mencukupi,red). Jumlah ini belum dapat memenuhi 155.000 tenaga kerja yang dibutuhkan pabrik sawit tersebut," kata Walikota.
Ia menyebut, anak-anak di Riau jangan jadi penonton. Anak-anak di Riau jangan menjadi tamu di rumah sendiri.
"Artinya, kalau mereka tak disiapkan dengan keterampilan, mereka tak bisa diterima. Itu bukan kesalahan mereka," sebutnya.***
.png)

Berita Lainnya
Jelang Porprov ke X di Kuansing, Gerak Cepat Pemkab Sambangi Sekdaprov Riau
Masrul Gusti Terpilih Jadi Ketua PWI Rohil
HMI Gelar Training Training Akbar Jilid II Ciptakan Generasi Emas 2045
Ada Doorprize THR untuk 10 Wartawan yang Beruntung di Berbuka Puasa PWI Riau
Jaringan ATM Bermasalah, Bank Riau Kepri Syariah Harus Umumkan Secara Terbuka pada Nasabah
Pastikan Kamtibmas di Kota Bangkinang, Kasat Intelkam dan Kaniti Tipikor Turun Gelar Patroli Blue Light
Nofrizal Kembali Nahkodai PAN Pekanbaru
Warga Pergoki Aksi Maling Motor Disiang Hari,Pelaku Berhasil Melarikan Diri
Pekanbaru Bakal Punya 'Malioboro', Ini Lokasinya
Satu Jemaah Calon Haji Kabupaten Pelalawan Wafat Di Makkah, Pemkab Pelalawan Sampaikan Duka Mendalam
Tak Miliki Biaya Berobat, Orang Tua di Pelalawan Tega Asingkan Anaknya di Kandang Kambing
Pemprov Riau Silaturahmi dan Ramah Tamah dengan Pendeta se-Povinsi Riau, Sekda SF Hariyanto : Mari Jaga Kondusifitas Daerah