Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
Herman Herry Diperiksa KPK Terkait Pengadaan Paket Bansos
JAKARTA (INDOVIZKA) - Sekitar pukul 10:00 Wib Ketua Komisi III DPR Herman Herry, mulai menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan. Pemeriksaan ini terkait perkara pengadaan paket bantuan sosial (Bansos) di Kementerian Sosial.
Usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi penyelidikan pengembangan perkara dugaan korupsi bansos, Herman yang terlihat mengenakan jas biru itu, mengaku datang ke KPK untuk menghormati hukum dengan memberikan klarifikasi atas pemberitaan di media yang menyebutnya mendapatkan jatah kuota bansos.
“Ya biasa, ke KPK harus menghormati hukum, jadi saya datang melakukan klarifikasi. Klarifikasi apa yang menjadi opini media,” ujar Herman kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat sore (30/4/2021).
Herman pun membantah bahwa dirinya mendapatkan jatah kuota bansos dalam perkara yang juga menjerat Juliari Peter Batubara saat menjabat sebagai Menteri Sosial. “Gak benar,” tegasnya.
Dalam pemeriksaan hari ini, politisi PDIP ini mengaku hanya dicecar tiga pertanyaan oleh tim penyelidik KPK.
“Tiga pertanyaan saja, ya seputar saya sebagai Komisi III dan peran saya di perusahaan saya,” pungkasnya.**
.png)

Berita Lainnya
7 Bulan Buron, Pencuri Kabel Listrik Milik Pemda Inhil Dibekuk Polisi
Operasi Antik Polres Pelalawan Bongkar 4 Kasus Narkoba, 5 Pelaku Diamankan
Curi Motor di Parkiran Mall, Pria di Pekanbaru Terpaksa Lebaran di Sel
Diduga Hendak Bunuh Diri, Gadis Remaja Ditemukan Pingsan di Taman Pelabuhan
Parkir di Jalan, Sepeda Motor Warga Tembilahan Digondol Maling
Pria yang Mengaku Nabi ke-26 Pernah Jadi Pedagang, Nama Aslinya Ternyata Sindy Paul Soerjomoeljono
Pelaku Curas di Perkebunan Sawit Diamankan Polisi
Tragedi Berdarah Panen Sawit di Terantang, Parijon Masuk RS, Aditya Melarikan Diri
Lawan PT IJA, Masyarakat Sungai Berapit Inhil Ajukan Banding ke Pengadilan Tinggi
Polda Riau Dirikan 4 Pos Penyekatan Larangan Mudik di Perbatasan
Diduga Terlibat Judi Online, 6 WNI Ditahan Imigrasi Malaysia
Gunakan Ijazah SD Palsu, Oknum Kades di Riau Dipolisikan