Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Ternyata Ada 'Pasar Hantu' di Kabupaten Siak
INDOVIZKA.COM, SIAK- Begitu miris saat kami menyaksikan bangunan Pasar di Kampung Maredan Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak yang dibangun pada tahun 2015 lalu.
Pasar yang dibangun dengan Anggaran Dana Desa itu tidak lagi berfungsi sebagaimana pasar pada umumnya. Selain itu disekeliling bangunan pasar sudah tumbuh rumput-rumput semak yang menambah kesan heningnya bangunan itu. Pasar tersebut terkesan terbengkalai seperti tak berpenghuni alias 'pasar hantu'.
Ketika awak media, Selasa (7/1/2020 ) mencoba menemui Penghulu Kampung Maredan guna mengkonfirmasi prihal bangunan pasar tersebut, namun penghulu tidak berada dikantor.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Penghulu tidak ada bang, nomor hp-nya kami tak ada, coba lihat dirumahya," ujar beberapa wanita yang saat itu berada di Kantor Kampung Maredan.
Dihubungi melalui telepon seluler, menurut Rimba selaku Kerani Kampung Maredan mengatakan bahwa pasar tersebut telah dialih fungsikan dan ia mengaku lupa berapa besaran anggaran yang telah dikucurkan untuk membangun pasar yang seolah tak terawat itu.
"Berdasarkan kesepakatan bersama itu telah dialih fungsikan menjadi tempat perkemahan, setahun dulu aktif," ucap Rimba, seperti dilansir dari Riauone.com.
Tentu sangat disayangkan pasar rakyat yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Dana Desa itu kini tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.
.png)

Berita Lainnya
Deklarasi Bersama di Kampar, Bupati Ingin Jaga Kamtibmas Agar Aman dan Kondusif
IPKR Gelar Bukber,, Bukti Pemuda Kampar Bangkit
Tak Bisa Salahkan Pemerintah Sepenuhnya, MUI Riau Ajak Masyarakat Perangi Prostitusi
Ratusan Kelompok Peternak di Riau Bakal Terima Bantuan 1.883 Ekor Sapi
30 Guru Ponpes di Pekanbaru Mual-mual, Diduga Keracunan Makanan Acara Akikah
GMPPK Suarakan Terkait Unprosedural OTT Gubernur Riau
Migo Ambil Formulir Caketum HIPMI Riau, Ardiansyah Julor Dipercaya Jadi Ketua Tim Pemenangan
Realisasi PKB Riau Capai Rp323 Miliar dari Target Rp1,3 Triliun
Pemko Pekanbaru Tetap Swastanisasi Sampah, Rekomendasi DPRD Diabaikan
Sampah Menumpuk, Ini Solusi Kepala DLHK Inhil
Harus Sesuai Standar, Bupati Wardan Tegaskan Persiapan Peringatan HPN Riau di Inhil Tuntas H-1
Gubri Abdul Wahid dampingi Wapres Gibran, Pacu Jalur Mengalir ke Istana Hingga Dikenal Dunia