Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Kemuning Tua, Kadis DPMD : Total Dugaan Sementara Rp600 Juta
TEMBILAHAN (INDOVIZKA)- Dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) menimpa salah satu desa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yakni Desa Kemuning Tua, Kecamatan Kemuning.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Inhil, Budi N Pamungkas membenarkan dugaan penyelewengan dana di Desa Kemuning Tua.
"Kasus itu sedang ditangani oleh Inspektorat," ujarnya.
- Berkas Perkara Dua Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan Pramuka Tembilahan Diteliti Jaksa
- Mantan Bupati Inhil Dua Periode Ditahan Jaksa di LP
- Jadi Sorotan Publik, Begini Kondisi Puskesmas Pulau Burung
- Kejari Inhil Tetapkan 4 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Pulau Burung
- Korupsi Proyek Jalan, PPTK dan Tiga Petinggi PT Wika Divonis 2 Tahun Penjara
Dugaan penyalahgunaan dana desa disebutkan oleh Budi diantaranya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara berupa DD, Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Provinsi dan kemungkinan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah berupa Alokasi DD.
"Total dugaan sementara sebesar 600 juta. Kasus ini muncul di awal tahun 2021," sebutnya.
Dikatakan Budi, dalam kasus ini, DPMD Inhil sudah memproses oknum yang terlibat dalam dugaan penyelewengan dana desa tersebut.
"Sudah kami proses di ruang lingkup pembinaan. Kami juga sudah ingatkan dan meminta secara berulang-ulang kepada oknum yang terlibat untuk segera mengembalikan dana itu dan pada akhirnya kami minta kepada Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan khusus," kata Budi.
Kepala Inspektorat Inhil, Hj Irianti saat dikonfirmasi melalui via whatsapp, karena beliau sedang berada diluar daerah mengatakan dengan singkat masih dilakukan pemeriksaan.
"Untuk Desa Kemuning Tua dalam proses pemeriksaan oleh Inspektur Pembantu (Irban) wilayah 5," ucapnya.
Atas dugaan data akhir besaran penyelewengan dana desa Kemuning Tua, Ia mengatakan belum bisa memaparkan lebih jauh.
"Belum ada laporan ke saya, kita tunggu ya hasil pemeriksaannya karena tim baru turun," tukasnya.
.png)

Berita Lainnya
KMPKS Bongkar Masalah Limbah, Debu, dan Bahaya Eucalyptus di Dataran Rendah
Pemprov Riau Raih Predikat "Baik" dalam Penilaian Statistik Sektoral 2024
MTQ DIGELAR 28 JUNI- 5 JULI, BUPATI BENGKALIS SAMPAIKAN KESIAPAN PENYELENGGARAAN
Tokoh Muda Pelalawan Kritik Ketua DPRD, Seakan-akan Jadi Humas Perusahaan
Tiga Organisasi Minang Kabupaten Pelalawan Buka Puasa Bersama dan Berbagi Santunan dengan Anak Yatim
DP2KBP3A Inhil Gelar Malam Puncak Peringatan Hari Kartini 2024
Penjajah Sex di Pekanbaru Banyak Pakai MiChat dan Stay di Hotel, Tarif Mulai Rp 200 Ribu Bisa Nego
Bupati Inhil Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kecamatan Pulau Burung
Usai Video Call Istri dan Izin Pamit, Pria di Tapung Gantung Diri
Komisi I DPRD se-Riau Berencana Akan Membuat Memorandum Terkait Pemilu
Kawanan Gajah Liar Rusak Puluhan Hektare Kebun Sawit Warga Pelalawan
Angka Pernikahan Berkurang, KUA Bengkalis Turun Jadi Tipe C