Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kejati Riau Periksa Ribuan Warga Siak Terkait Korupsi Bansos
SIAK, (INDOVIZKA) - Hampir setahun dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Siak diusut Kejati Riau. Hingga sekarang belum ada satu pihak menjadi tersangka meskipun kasus ini sudah naik ke penyidikan atau telah ditemukan bukti terjadi tindak pidana.
Kejati Riau beralasan pengusutan korupsi bansos Siak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Setiap penerima bansos Siak pada tahun 2014-2019 harus diperiksa satu persatu oleh penyidik Pidana Khusus.
Asisten Intelijen Kejati Riau Raharjo Budi Kisnanto menyebut sudah ribuan penerima bansos diminta keterangan. Pemeriksaan masih berlangsung hingga akhir bulan Juni ini.
"Sampai sekarang tim masih di Siak, saksinya banyak jadi harus diperiksa semuanya untuk menghitung secara real kerugian negara," ucap Raharjo, Selasa petang, 15 Juni 2021.
Setelah merampungkan pemeriksaan saksi nanti, Raharjo menyebut pihaknya bakal melakukan audit penghitungan kerugian negara.
"Setelah selesai mendapatkan angka-angkanya (dari penerima bansos), baru dilakukan audit," kata mantan Kejati Semarang itu.
Raharjo menyatakan kasus ini belum mengarah kepada penetapan tersangka. Pihaknya fokus menggali berapa uang yang diterima penerima bansos, apakah sesuai atau tidak.
Pernyataan ini sekaligus membantah adanya pemberitaan di media online yang menyebut penyidik sudah mengantongi calon tersangka.
"Salah (berita) itu penyidikan masih berlangsung," katanya.
Sejak kasus ini bergulir, penyidik sudah memeriksa mantan Sekda Riau Yan Prana Indra Jaya. Pemeriksaan terkait jabatannya sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah dan Bappeda Kabupaten Siak.
Penyidik juga memeriksa Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setdakab Siak, Hendrisan. Selanjutnya, Indra Gunawan selalu Ketua KNPI dan Karang Taruna Kabupaten Siak.
Jaksa Penyidik Pidsus juga memintai keterangan Kapala Badan PMD Capil Provinsi Riau, Yurnalis selaku mantan Kabag Kesra Setdakab Siak, 13 camat periode 2014-2016, ratusan orang kepala desa dan saksi lainnya.**
.png)

Berita Lainnya
Buron 10 Tahun, Pria di Bengkulu Ditangkap Polisi Saat Berada di Bus
Komnas HAM Sebut TP3 Amien Rais Cs Tidak Punya Bukti Melainkan Hanya Analisa
Enam Pimpinan FPI Ditahan Jaksa, Sebab...
Cabuli Santri, Oknum Pimpinan Ponpes di Inhu Ditangkap Polisi
Polda Riau Gagalkan Peredaran 2,6 Kg Sabu untuk Pesta Tahun Baru
Miliki Shabu, Warga Tembilahan Ditangkap Polisi
Pria di Inhu Ditangkap Polisi Diduga Curi Senapan Angin Hingga Mesin Air
Diduga Hendak Bunuh Diri, Gadis Remaja Ditemukan Pingsan di Taman Pelabuhan
Terekam CCTV, Kantor PWI Inhil Dibobol Maling
3 Kepala Desa di Kampar Terkena OTT oleh Tim Tipikor Polres Kampar
Rekam Pegawai di Kolam Tanpa Busana, Camat di Riau Ini Dipolisikan
Janji Dinikahi, Pria Ini Malah Bawa Kabur dan Cabuli Anak di Bawah Umur