Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Anggota Komisi II Minta Istana Jelaskan Ramai Pesawat Presiden Dicat Merah
JAKARTA, (INDOVIZKA) - Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus meminta pemerintah atau pihak Istana menjelaskan ke masyarakat terkait kabar yang menyebut bahwa pemerintah mengubah warna pesawat kepresidenan dengan mengeluarkan biaya yang cukup besar. Di media sosial beredar foto pesawat presiden dicat ulang dari warna biru putih menjadi warna merah putih. Foto tersebut disertai caption bahwa biaya pengecatan makan biaya lebih dari Rp 1 miliar.
Guspardi menilai, penjelasan dari Istana penting agar isu ini tidak menjadi polemik di masyarakat. Apalagi biaya pengecatan yang besar di tengah pandemi COVID-19.
"Tentu apa substansi dari pada perubahan warna. Ini kan artinya pemerintah harus menjelaskan ini. Harus dijelaskan supaya jangan menimbulkan miskomunikasi, persepsi yang terkesan menghamburkan dana. Tentu harus dilakukan klarifikasi. Wajib itu," kata Guspardi, Selasa (3/8).
Diketahui, Eks Komisioner Ombudsman Alvin Lie mengunggah soal foto pesawat presiden yang dicat warna merah dan putih itu.
Dalam akun Twitternya, Alvin menyebut pengecatan hanya menghamburkan uang. Sebab, biaya pengecatan berkisar Rp 1,4 miliar hingga Rp 2,1 miliar.**
Sumber: Kumparan
.png)

Berita Lainnya
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi RI Nomor 4 Setelah China, Vietnam dan Korsel
Lantik Eks Pegawai KPK Jadi ASN, Kapolri Kutip Pesan Jokowi
Mau Tukar Uang Baru Secara Online, Begini Caranya
Pemerintah Tegaskan Vaksin Mandiri Tak Bisa Dibeli Perorangan
Kapolri Ajak Semua Pihak Ciptakan Alam Demokrasi yang Lebih Baik
Hujan Deras Guyur Kota Medan Sejak Semalam, Ratusan Rumah di Perumahan De Flamboyan Terendam Banjir
Token Listrik Gratis Januari 2021 Bisa Diklaim Mulai Hari Ini
Ditemukan Mutasi Virus Covid-19 Asal India dan Afrika Selatan, DPR: Kedepankan Protokol Kesehatan
Siang Ini, MUI Gelar Sidang Fatwa Halal Vaksin Sinovac
Menteri Bahlil Bocorkan Trik Pengusaha agar Izin Tak Dicabut Pemerintah
Ini Perbedaan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun
Kominfo Pertimbangkan Blokir Game Online PUBG dan Free Fire