Pilihan
Baliho Besar Cak Imin Ucapan Hari Santri Dicoret, Sekretaris DPC PKB Kampar : Salah Apa Baliho Hingga Dicoret ?
BANGKINANG KOTA - Baliho besar ucapan hari Santri Nasional yang bergambar Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) H Muhaimin Iskandar (Cak Imin) terpasang di depan simpang tiga Ali Rasyid, Jalan Prof HM Yamin SH, Kelurahan Bangkinang Kota, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar dicoret.
Pantauan di lokasi, Rabu (03/11/2021) siang menjelang sore, bahwa ucapan baliho yang bertulisan list Panglima Santri dicoret mengunakan cat vilog pas tulisan "Panglima sampai huruf S dan ditinggalkan tulisan Antri.
Coretan ini tentu menjadi tanda tanya, mungkin ini ada ketakutan terhadap figur dan sosoknya yang digadang-gadangkan akan maju pada agenda politik tahun 2024 mendatang.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Pria yang dikenal ramah dan punya peluang besar calon pemimpin Indonesia kedepan. Ia masuk salah satu figur muda dan dari kalangan santri.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten Kampar H Hendri saat dimintai komentarnya, menyampaikan bahwa tidak mempermasalahkan terhadap coretan baliho milik Ketum nya.
"Kita ambil sisi positifnya saja, toh berarti Cak Imin memang figur yang diperhitungkan pergerakannya. Mungkin itulah sisi positif, ya karena memang beliau adalah Panglima Santri dan tidak terbantahkan," ungkap Hendri yang juga menjabat Ketua Peradi-SAI kabupaten Kampar.
Hendri bertanya, salah apa baliho sehingga dicoret ?. "Kalau ada masalah, mari kita bahas dan duduk bersama. Semoga yang mencoret baliho tersebut orangnya mendapatkan hidayah dan kembali ke jalan yang benar," tegasnya.
Menurut Hendri, figur dan sosok Cak Imin adalah harapan masa depan calon pemimpin di negeri ini. "Beliau memang figur dan sosok yang tidak terbantahkan dalam memperjuangkan dunia pendidikan pesantren setara dengan pendidikan umum saat ini. Terbentuk nya Undang-Undang pesantren dan ditanda tanganinya oleh bapak Presiden RI tentang dana abadi pesantren, itu berkat perjuangan beliau sebagai Panglima Santri," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Sempena Hari Pers Nasional, Lima Wartawan Senior asal Riau Terima Press Card Number One
193 Jalur Ikuti Festival Pacu Jalur Tradisional 2023 di Kuansing
Tiga Warga Tenayan Raya Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dievakuasi Polisi ke Rumah Sakit
Pembangunan Infrastruktur Akan Jadi Fokus Pemkab Kuansing di 2024
Dihadiri Ustadz Abdul Somad Semarak Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, dibanjiri Ribuan Masyarakat
HPPMKG Tembilahan Taja Lomba Semarak Ramadhan 1443 Hijriah, Catat Jadwalnya!
Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Polres Inhil Siap Amankan Malam Pergantian Tahun 2025
Fokus ke Pasar, Satpol PP Pekanbaru Kembali Tangkap Puluhan Pelanggar Prokes
Pilkada Telah Usai, Pemprov Riau Ajak Masyarakat Hormati Hasilnya
14 PDP di Pekanbaru Meninggal, Satu di Antaranya Bayi Usia 1 Hari
DPRD Riau: Tak Etis Mantan Napi Koruptor Lulus Dewan Pendidikan