Pilihan
Pertamina Pastikan Toilet SPBU Bersih, Nyaman dan Gratis
JAKARTA (INDOVIZKA) - Corporate Secretary Subholding Commercial And Trading PT Pertamina (Persero), Irto Ginting meminta kepada seluruh pemilik Stasiun Pengisian Bensin Umum (SPBU) untuk menggratiskan layanan toilet. Hal ini menindaklanjuti arahan Menteri BUMN, Erick Thohir yang menginginkan toilet di SPBU gratis.
"Kami sosialisasikan kembali ke para pemilik SPBU untuk tidak hanya layanan BBM, namun juga termasuk memastikan ketersediaan toilet secara gratis dan memperhatikan kebersihan dan kenyamanannya," ungkapnya kepada Merdeka.com, Selasa (23/11).
Irto menerangkan, toilet sendiri merupakan salah satu bentuk layanan yang ada di SPBU. Sehingga, ketersediaan toilet tidak hanya gratis namun juga menekankan aspek kebersihan.
- Pemerintah Teguhkan Semangat Reformasi Lewat Perlindungan Kebebasan Pers
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
"Toilet merupakan salah satu bentuk layanan yang ada di SPBU. Ketersediaan toilet (harus) secara gratis dan memperhatikan kebersihan dan kenyamanannya," bebernya.
.png)

Berita Lainnya
ASN Menerima Bansos, Komisi VIII Pertanyakan Pendataan DTKS Kerap Bermasalah
Polisi Beri Dispensasi Perpanjangan SIM Mati Hingga 31 Agustus
ASN Dilarang Berafiliasi dengan HTI dan FPI, PKS: Berlebihan
Soal Penanganan Pandemi, Airlangga: Saatnya Berpihak kepada Rakyat
Jaga Kredibilitas dan Kepercayaan, DD Waspada Serahkan Laporan Tahunan ke Kanwil Kemenag Sumut
Pelantikan Andika Perkasa Jadi Panglima TNI Digelar Rabu Siang
Selama Ramadan ASN Diwajibkan Tetap Jalankan Tugas Kedinasan
PKB Minta Pasal Pemaksaan Aborsi Kembali Dimasukkan ke RUU TPKS
Rp 400 Miliar Disiapkan untuk Vaksin Merah Putih
Ini 6 Istilah Baru Seputar Covid-19 dari Pemerintah
Kemenag Ingatkan Tak Semua Lembaga Pendidikan Bisa Disebut Pondok Pesantren
KPU Hasyim Asy'ari Dilaporkan ke DKPP