Pilihan
Satu Korban Kapal Tenggelam di Perairan Rupat Utara Ditemukan Tewas, 9 Dalam Pencarian
BENGKALIS – Satu korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan yang melakukan pencarian korban kapal tenggelam di perairan Pasir Putih Desa Putri Sembilan Keamatan Rupat Utara, Selasa malam (21/1/2020). Dengan demikian, masih ada 9 korban yang dinyatakan hilang pada peristiwa naas tersebut.
Kepastian ditemukannya 1 orang korban ini disampaikan langsung Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto. “Korban berjenis kelamin perempuan, kita temukan dalam kondisi sudah meninggal. Namun masih dalam keadaan utuh,” ujar Kapolres melalui hubungan ponsel.
Dikatakan, sebelum korban ditemukan, terlebih dulu tim gabungan menemukan life jacket sebanyak dua buah. Penemuan pertama sekitar pukul 11.30 WIB dan penemuan kedua sekitar pukul 12.00. “Baru setelah itu, sekitar pukul 13.00 WIB kita menemukan korban. Lokasinya, kita perkirakan ya, ini masih perkiraan, tidak jauh dari lokasi kecelakaan,” kata Kapolres lagi.
Saat ini sambung Kapolres, jenazah korban sudah dibawa ke Puskesmas Tanjung Medang di Kecamatan Rupat Utara. Selanjutnya, mengingat di Puskesmas Tanjung Medang tidak ada tempat penyimpanan jenazah, maka jenazah korban akan dibawa ke RSUD Dumai.
“Korban belum kita identifikasi ya, jadi belum tahu siapa namanya dan berapa umurnya,” kata Kapolres seraya menambahkan kalau korban merupakan perempuan dewasa.
Masih menurut Kapolres, tim gabungan masih akan terus melakukan pencarian para korban yang belum ditemukan. Sementara terhadap 10 korban yang selamat saat ini mulai dimintai keterangan. “5 orang sedang kita mintai keterangan, sedangkan 5 orang lagi masih di Puskesmas menjalani perawatan. Mereka semua ini korban, kita bakal mintai keterangan satu persatu. Sementara itu dulu,” ujar Kapolres mengakhiri pembicaraan.
Sebelumnya dinformasikan, kapal pompong yang tenggelam ini berangkat dari sungai Pangkalan Buah Desa Cingam Kecamatan Rupat. Korban bertujuan ingin ke Malaysia dengan menggunakan speed boat berkekuatan mesin merk Yamaha 60 PK sebanyak 2 unit, dengan jumlah Penumpang sebanyak 20 orang. Adapun rinciannya adalah TKI berjumlah 19 orang dan tekong berjumlah 1 orang.
Dari 20 orang tersebut, 10 orang berhasil diselamatkan oleh nelayan Desa Kadur, dengan Rincian 7 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Adapun ke-10 orang ini adalah sebagai berikut:
1. Nama : Een Saputra
Umur : 30 Tahun
Agama: Islam
Alamat: Dusun Petua Desa Lhok Medang Ara Prov. Aceh
2. Nama : Mariska Sari
Umur: 30 tahun
Agama : Islam
Alamat : Pemalang Prov Jawa Tengah
3. Nama : Abdullah Faiz
Umur : 25 Tahun
Agama : Islam
Alamat : Amplas Medan
4. Nama : Doni Siregar
Umur : 25 Tahun
Agama : Kristen
Alamat : Kampung Lalang Medan
5. Nama : Rudiansah
Umur : 25 Tahun
Agama : Islam
Alamat : Kampung Mesjid Rantau Prapat
6. Nama : Sumon
Umur : 32 Tahun
Agama : Islam
Alamat : Bangladesh
7. Nama : Uli Handayani
Umur : 39 Tahun
Agama : Islam
Alamat : Simpang Padang Langkat
8. Nama : Fitria
Umur : 40 Tahun
Agama : Islam
Alamat : Air Joman Kisaran
9. Nama : Herman
Umur : 29 Tahun
Agama : Islam
Alamat : Kampung Seroja Batubara
10.Nama:Abib
Umur :28 Tahun
Agama: Islam
Alamat : Kota Jambi
.png)

Berita Lainnya
Polisi Tangkap Kurir Narkoba di Riau, 19 Kg Sabu-500 Pil Ekstasi Disita
Berkas Perkara Dua Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan Pramuka Tembilahan Diteliti Jaksa
Polisi Amankan Seorang Pria Penyalahgunaan Narkoba di Tembilahan Hulu
Dipasok Lewat Selat Malaka, 133 Kilogram Sabu Hendak Dijual di Palembang dan Medan
PWI Inhil Tempuh Jalur Restorative Justice, Polres Inhil Berikan Apresiasi
Data Polri Diduga Dibobol Hacker Asal Brazil
Berulah Lagi, Polda Riau Tangkap 22 Napi Asimilasi yang Dibebaskan di Masa Covid-19
Kuasa Hukum Ketua FPI Pekanbaru Ajukan Praperadilan
Hasrat Seksual Tak Sampai, Pemuda di Inhil Nekat Bunuh Bibi Kandung
Mantan Bupati Inhil Dua Periode Ditahan Jaksa di LP
Firli Sebut Penyidik KPK yang Terima Suap Walikota Tanjungbalai Miliki Kemampuan di Atas Rata-rata
Geger, Warga Tembilahan Temukan Sesosok Mayat