Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Sandiaga Uno Tertarik Berinvestasi di Inhil
INDOVIZKA.COM- Tokoh Nasional, seorang pengusaha muda dan juga Ketua Relawan Indonesia Bersatu (RIB) Lawan Covid-19, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan tertarik ingin berinvestasi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Hal itu diungkapkannya saat mengadakan Video Conference (Vid-Con) Halal Bihalal dengan tema "Membangun Ekonomi Riau Pasca Pandemi".
Vid-Con tersebut juga diikuti oleh Wakil Bupati Inhil Syamsuddin Uti, yang juga diikuti oleh Gubernur Riau Syamsuar, Ketua DPH Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Syahril Abu Bakar, RIB Lawan Covid-19 Riau Fikri el-Aziz, Anggota DPD RI Provinsi Riau Misharti, KADIN Indonesia Waketum PMRJ Fauzi Ishak, Ketua BPD HIPMI Riau periode 2011-2014 dan di moderatori oleh anggota DPRD Provinsi Riau Muhammad Aulia.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Tokoh Nasional yang biasa disapa Sandiaga Uno, menyampaikan ketertarikannya terhadap Kabupaten Indragiri Hilir dibidang pangan.
"Saya tertarik dengan Kabupaten Inhil dibidang Pangan, mengingat Inhil masih banyak komoditi yang perlu dikembangkan," ujar Sandiaga Uno.
Komoditi yang dimaksud oleh Sandiaga Uno adalah Kelapa karena memang Kabupaten Inhil terkenal dengan Negeri Hamparan Kelapa Dunia, selain itu juga dengan padi komoditi pangan makanan pokok di Indonesia bagian Barat.
Pemerintah Kabupaten Indragiri yang diwakili oleh Wakil Bupati Syamsuddin Uti mengatakan akan terus mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk terus menggerakkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat yang ada di Desa.
"kita juga menyampaikan 3 hal yang perlu terus dilakukan untuk menghidupkan ekonomi masyarakat pasca pendemi Covid-19 yaitu, masalah infrastruktur, perkebunan dan pertanian. Karena, Wilayah kita Kabupaten Indragiri Hilir memiliki wilayah perkebunan perkelapaan terluas di dunia," tutup Wabup Syamauddin Uti.
.png)

Berita Lainnya
Harga Pinang Kering di Riau Naik
Total Kerugian Masyarakat Akibat Investasi Bodong Tembus Rp117 Triliun
Dua Nama Calon Komut Bank Riau Kepri Diteruskan ke OJK
Harga Minyak Goreng Curah di Sejumlah Pasar Tembilahan Masih Diatas Harga Het
Pendapatan Pajak di Riau Turun Drastis
Harga Karet di Kuansing Kembali Turun
Hari Ini Harga Emas Tembus Rp1,087 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Pasca Tahun Baru 2020, Disperindag Inhil Antisipasi Harga Bahan Pokok Melonjak
Utang Pemerintah Naik Rp7.861,68 Triliun per 28 Februari 2023
Disperindag UMKM Riau Akan Gelar Operasi Pasar saat Ramadhan
Kantor Pos Tembilahan Salurkan BLT BBM se-Inhil
PHB Mulai Diterapkan, Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Melonjak